Terhubung dengan kami

HUKRIM

BAIN HAM RI Menarik Diri Dari Pendampingan Dugaan Korban Pelecehan Oleh Salah Satu Kadis di Barru

Dipublikasikan

pada

KataDia, Barru – Badan Advokasi investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BAIN HAM RI )DPD Parepare menarik diri dari pendampingan 4 korban dugaan pelecehan oleh salah satu kadis di Barru

Anton Malolo sekertaris Umum DPD BAIN HAM RI Parepare mengatakan hal tersebut dilakukan karena adanya kejanggalan kejanggalan yang didapat dari keterangan korban

” korban memberikan keterangan selalu berubah- ubah dan dari keterangan korban juga kami menduga kalau masalah ini tidak subtansi dan arahnya ke masalah jabatan indikasinya lebih pada politis dan dipaksakan, sehingga kami sebagai pendamping mereka menarik diri

Hal serupa juga di sampaikan oleh Ketua DPD Parepare DARUSSALAM kalau masalah tersebut tidak subtansi, karena pada saat korban ditanya” kenapa waktu kamu merasa mendapat perlakuan dugaan pelecehan tidak langsung melapor di polisi, kenapa melapor nya ke sekda, salah satu dari mereka dengan SPONTAN menjawab karena kita mau kalau pak kadis dicopot atau di pecat,

Jadi dari hasil keterangan yang kami dapatkan itulah yang menjadi alasan BAIN HAM RI menarik diri.

Inilah BAIN HAM RI selalu mengedepankan kebenaran dan keadilan di atas segalanya, kami tidak mau dikuasai oleh nafsu untuk menjastis seseorang bersalah tanpa dasar dan bukti yang kuat, “pungkas Darus salam dalam rilisnya Jumat 30/04

Sementara Arni Yonathan yang saat ini menjabat Direktur PBH BAIN HAM RI Parepare mengatakan,” setelah kami melakukan penggalian fakta dengan melakukan interogasi terhadap pelapor dan korban lainnya kami dapati adanya keterangan yang ngelantur dan tidak fokus pada pelecehan yang di alami tapi pada bagaimana kadis ini diganti,

sehingga kami sebagai pendamping memiliki pemahaman kalau ini seolah ada indikasi kuat bukan masalah pelecehan tapi lbih pada masalah jabatan dan dari salah satu korban juga mengatakan ” Dia akan bayar mahal masalah ini”(@R)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending