KATADIA, MAKASSAR || Pembukaan orientasi singkat dan pengenalan Krida terhadap Saka Bhayangkaraan Daerah Sulawesi Selatan Tahun 2022 berlangsung di Asrama Haji Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 8 September 2022.
Kegiatan dibuka pimpinan Saka Bhayangkara Tingkat Daerah Sulsel, Komisaris Besar Pol H. A. Heru Santo S.ST, MK, SH, MH. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Kwarda Sulsel yang diwakili oleh Sekretaris Kwarda Gerakan Pramuka Sulsel, Polda Sulsel Wakil Direktur Binmas dan Pejabat Dit Binmas.
Peserta pelatihan terdiri dari instruktur, PNS dan anggota penegak dan wali Saka Bhayangkara dan Polda Sulsel sebanyak 200 peserta. PNS dan anggota Saka Bhayangkara di tingkat daerah Sulawesi Selatan tahun 2022″, kata Komisaris Besar Pol H. A. Heru S anto S.ST, MK, SH, MH.
Ia menjelaskan bahwa organisasi gerakan Pramuka merupakan penerus kepramukaan nasional yang bertujuan untuk membentuk kader bangsa serta kader pembangunan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki kebanggaan dan ilmu pengetahuan dan teknologi. dan membentuk sikap positif, kecerdasan sosial dan kecerdasan intelektual sehingga dapat menjadi orang yang beriman. dengan kemampuannya sendiri.
”Sanggup dan mampu membangun diri serta bertanggung jawab secara bersama-sama untuk pembangunan bangsa dan negara”, ujarnya.
“Satuan Kerja (Saka) adalah lembaga pengembangan minat dan bakat anggota gerakan pramuka.
Menurutnya, khususnya Saka Bhayangkara yang dibina Polri merupakan tindak lanjut dan penjabaran dari perjanjian kerjasama (MoU) antara Ka Kwarnas dengan Kapolri di mana keanggotaan Saka Bhayangkara dimulai pada tingkat Polda, Polres dan Polsek (Cabang dan Cabang) di hampir seluruh wilayah tanah air. NKRI sebagai garda terdepan.
”Anggota Pramuka khususnya Saka Bhayangkara diharapkan memiliki rasa dan kecintaan yang kuat terhadap Kamtibmas serta pengetahuan dan keterampilan dasar kepolisian melalui mata pelajaran Krida Krida menuju Saka Bhayangkaraan yaitu Krida Lalu Lintas, Tibmas Krida, TPTKP Krida serta Krida Pencegahan dan Penanggulangan Bencana”, jelas H. A. Heru Santo
Dia juga menyampaikan harapannya kegiatan ini menjadi motivasi untuk menumbuhkan semangat bagi anggota dan pembina Saka Bhayangkara di wilayah kerjanya masing-masing pasca pandemi Covid-19. , dan memiliki kesamaan wawasan dan ilmu dalam membina dan mengembangkan Saka Bhayangkara di daerahnya.”
Dengan kegiatan ini maka akan lahir kerangka kerja bagi kontingen wilayah Sulawesi Selatan yang akan mengikuti Sengketa Nasional IV sebagai Musyawarah Besar untuk anggota Saka Bhayangkara seluruh Indonesia pada November 2022 di Provinsi Sumsel,” jelasnya saat membuka kegiatan secara resmi.
Adapun Peserta dari Saka Bhayangkara cabang Bantaeng yaitu ajun inspektur satu Syamsuddin Latif selaku pimpinan Bhayangkara pangkalan Polres Bantaeng, Muh Farid S.Pd, M Si dan Aryani Umry, Spd, M.Pd selaku PNS dan 4 PA /PI penegak hukum dan pengacara, pelatihan akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 8 sampai 10 September 2022.