Terhubung dengan kami

Pendidikan

Kepala LLDIKTI IX Mengapresiasi UKI Paulus atas Program RPL yang Menjadi Inspirasi bagi PTS lain

Dipublikasikan

pada

KATADIA,MAKASSAR || Saat ini telah memasuki semester ketiga UKI Paulus diberi kepercayaan oleh pemerintah lewat Kemendibud menyelenggarakan Penerimaan mahasiswa jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Demikian ditegaskan Rektor UKI Paulus, Prof Dr Agus Salim SH MH saat memberi sambutan pada pembukaan acara Pendampingan RPL bagi 11 PTS di Kota Makassar Senin 29 Mei 2023 di Kampus UKI Makassar.

Dijelaskan, berkat kepercayaan itu sehingga pihak Kantor LLDIKTI IX kembali memberi amanah bagi kampus UKI Paulus jadi tuan rumah pendampingan RPL bagi 11 PTS bertempat di Gedung Lilin Kampus UKI Paulus Makassar.

Pada kesempatan itu Rektor Prof Agus Salim turut mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini Kantor LLDIKTI IX yang memberikan kepercayaan kepada UKI Paulus jadi tempat penyelenggaraan program Pendampingan RPL bagi PTS di Makassar.

Kepala LLDIKTI Wilayah IX diwakili Koordinator Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan dan Sistim Informasi Dr. H. Lusman, M.M. mengapresiasi dan terima kasih kepada UKI Paulus yang telah memberi inspirasi bagi PTS lain di lingkup LLDIKTI Wilayah IX menyelenggarakan Program RPL.

Program RPL ini adalah program yang resmi dari Kemdikbudristek, Dasar Hukumnya jelas, bahkan sampai Petunjuk Teknis telah diterbitkan oleh Dirjen Diktiristek.

Tampil selaku narasumber utama pada kegiatan itu, Prof Dr Ir Yoel Pasae, S.T., M.T, Ketua Tim RPL LLDikti wilayah IX sekaligus sebagai Warek 1 UKI Paulus. Moderator Bapak Muh. Tahir Hamzah, S.T., M.M. Bagian Akademik, MBKM dan RPL LL DIKTI Wilayah IX.

Prof Yoel Pasae, pada kesempatan itu mengatakan program RPL ini merupakan hal baru dan kampus UKI Paulus tengah menjalani dua angkatan yang dimulai tahun 2022 lalu hingga saat ini yang masih berlangsung masa perkuliahan.

Program RPL sementara berlangsung, di kampus UKIP saat ini sudah dua gelombang. Harapan kita sosialisasi ini berjalan sehingga masyarakat paham dan calon mahasiswa lebih cepat mengambil kesempatan ini.

Assessment sangat penting karena pengalaman yang nantinya menentukan jumlah mata kuliah dan jumlah SKS yang dinyatakan lulus. Program RPL ini di khususkan bagi calon mahasiswa yang sudah memiliki pengalaman kerja, dan pengalaman belajar,” tandasnya.

Prof Yoel yang juga adalah Ketua Tim Asesor UKI Paulus menambahkan perguruan tinggi perlu melihat model assesment agar mata kuliah calon mahasiswa yang akan mendaftar nanti bisa dikonversi dari nilai-nilai yang ada, utamanya bagi para karyawan yang memiliki sertifikat atau sertifikasi profesi, atau piagam-piagam dari penghargaan yang dimiliki nantinya disesuaikan.

Selain itu pengakuan Capaian Pembelajaran atau CP ini, maka masa kuliah mahasiswa menjadi lebih singkat. Kalau lama studinya untuk S1 dapat selesai dalam masa studi lebih cepat dari regular yakni 2 tahun atau lebih cepat.

“Jika capaian ini juga tergantung pada hasil Rekognisi yang diperoleh saat mendaftar, kemudian Program S2 dapat selesai dalam masa studi 1 (satu) tahun atau lebih cepat.

Sama halnya dengan S1 juga tergantung pada hasil rekognisi yang diperoleh saat mendaftar. Hadir dalam kegiatan ini staf dari LL DIKTI Wilayah IX diantaranya Muh. Fachri Azis, S.E., M.M., Syahriah, S.E., Asrul Azis, S.E., M.M. (***)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending