Terhubung dengan kami

Pendidikan

Guru SMP di Makassar Dilatih Metode Pembelajaran Efektif

Dipublikasikan

pada

Katadia, Makassar – Sejak pandemi Covid 19 melanda Indonesia, pemerintah memutuskan dilakukan pembelajaran jarak jauh atau secara online dari rumah. Dengan cara belajar daring, siswa diharapkan bisa belajar seperti biasa dan tidak akan ketinggalan pelajaran serta materi pembelajaran dari guru akan tetap berjalan.

Namun tahukah Anda pembelajaran secara online selama masa pandemi ini menemui sedikit kendala?

Selain faktor jaringan internet dan perangkat belajar (hp) menjadi kendala, ternyata keterbatasan kemampuan
guru memanfaatkan teknologi informasi dalam membuat dan mendesain materi pembelajaran juga menjadi faktor kendala.

Pembelajaran kreatif dan inovatif di masa pandemi Covid-19 sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan pembelajaran. Melalui
metode pembelajaran baik dan efektif yang tersampaikan ke siswa pengetahuan akan lebih mudah.

Untuk mendorong kreativitas dan kemampuan guru membuat bahan ajar kreatif dan inovatif, MGMP Informatika Kota Makassar menyelenggarakan workshop google for education kepada kalangan guru dikota Makassar khususnya yang tergabung dalam kelompok MGMP Informatika.

Dilihat dari video, kegiatan workshop dilakukan dalam rangka peningkatan kompetensi guru melalui pemanfaatan akun belajar.id dan pembuatan video pembelajaran ini berlangsung di Traveller Phinisi Hotel Makassar, Sabtu 25 September 2021.

H. Tasdin TS, S.Kom M.Si sebagai pemateri pertama dalam kegiatan ini memberikan materi terkait pemanfaatan akun belajar.id mengatakan, memastikan semua guru khususnya yang tergabung dalam kelompok MGMP Informatika bahwa akun belajar telah ditautkan dengan simpkb-nya.

Dia menjelaskan, tidak semua guru mampu membuat metode pembelajaran yang efektif sehingga peserta didik merasa senang mengikuti mata pelajaran. “Olehnya itu, kami merasa terpanggil untuk melaksanakan workshop ini,” ujar H. Tasdin dalam video saat acara workshop.

Sementara Siti Rabiah Nur, S.Kom M.Pd sebagai pemateri kedua terkait pembuatan video pembelajaran mengatakan, selama masa pandemi proses pembelajaran terhadap siswa mengalami kendala dalam penyampaian materi pembelajaran. Olehnya itu, dibutuhkan bahan ajar yang kreatif. “Guru diharapkan membuat materi pembelajaran yang menarik membuat siswa tidak bosan menyimak materi yang diberikan,” tandasnya.

Seperti diketahui, mata pelajaran (mapel) Informatika sebelumnya bernama mapel Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Saat itu, mapel TIK hanya bagian dari materi mata pelajaran muatan lokal atau keterampilan. Namun kini, mapel informatika menjadi mapel utama untuk jenjang SMP dan SMA, termasuk Madrasah. (#Ru5)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending