Memastikan PTM Berjalan Aman, 90 Siswa SDN Tanggul Patompo 1 Ikuti Swab Antigen
Dipublikasikan
5 tahun lalu
pada
Oleh
Katadia, Makassar – Kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai dilakukan bertahap untuk kembali meningkatkan kualitas belajar anak dan menghindari gejala learning loss.
Upaya sekolah dalam menyukseskan penyelenggaraan PTM dengan baik ditunjukkan dengan memprioritaskan keselamatan dan kesehatan peserta didik.
Tim Nakes Puskesmas melakukan swab antigen pada peserta didik SDN Tanggul Patompo 1
Seperti di SD Negeri Tanggul Patompo 1 Makassar yang resmi menggelar PTM hari pertama masuk sekolah, Kamis 4 November. Itu setelah hampir dua tahun libur dampak covid 19.
Untuk hari kedua penyelenggaraan PTM Jumat 5 November, tampak siswa antusias dan senang menjalani PTM karena siswa kembali bertemu dengan guru dan teman-temannya. Sebelum memulai PTM dikelas, siswa wajib mengikuti tes swab antigen. Swab dilakukan dalam rangka mencegah terjadinya penyebaran virus corona.
Peserta didik SDN Tanggul Patompo 1 antri mengikuti tes swab antigen
Sekitar 90-an peserta didik dari kelas 3 dan 4 hadir menjalani swab antigen oleh tim tenaga kesehatan dari Puskesmas. Selain itu, orang tua telah memberikan izin dengan menandatangi surat persetujuan PTM.
Kepala UPT SPF SDN Tanggul Patompo 1, Sijaya, S.Pd mengatakan, dirinya bersama satgas covid yang dibentuk akan terus memantau pelaksanan PTM dengan ketat. Pihaknya pun telah menyiapkan di lingkungan sekolah sarana prasarana prokes covid 19 sesuai yang di syaratkan.
Kepala UPT SPF SDN Tanggul Patompo 1 Sijaya, S.Pd
Kalangan Guru yang tergabung dalam tim satgas covid 19 lingkup sekolah
“Alhamdulillah, dua hari kegiatan swab antigen hasilnya negatif dan pelaksanaan PTM diikuti siswa berlangsung lancar tanpa kendala,” ucap Sijaya di kantornya, Jumat 5 November.
Dia menuturkan, dalam pelaksanaan PTM terbatas yang dilakukan, perkelasnya hanya di isi setengah dari jumlah siswa. Setiap tingkatan kelas akan masuk bergilir dalam seminggu. Pertama yang masuk siswa kelas 5 dan 6, berikutnya siswa kelas 3 dan 4 dan terakhir siswa kelas 1 dan 2. (#RuRi)