Terhubung dengan kami

TNI/POLRI

Pendidikan Keselamatan Berlalu Lintas Pada Anak Usia Dini (PAUD) Sebagai Cikal Bakal Membangun Bangsa Yang Berbudaya Tertib Berlalu Lintas

Dipublikasikan

pada

KATADIA, GOWA || Kondisi lalu lintas di Indonesia saat ini menunjukkan keadaaan yang sangat memprihatinkan, hal ini ditunjukkan dengan tingkat pelanggaran yang sangat tinggi, baik itu dilakukan oleh pengemudi kendaraan roda empat maupun pengemudi kendaran roda dua.

Tingkat pelanggaran dimaksud dapat ditunjukkan pada data pelanggaran lalu lintas selama beberapa tahun belakangan ini.

Berdasarkan data tersebut diatas presentase pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi berusia produktif sangat besar yaitu 60,46 % hal ini menunjukan bahwa sebagian besar pelaku pelanggaran lalu lintas dilakukan oleh orang dewasa yang merupakan generasi penerus bangsa.

Menyikapi hal tersebut diatas, sudah selayaknya pendidikan tertib berlalu lintas harus dilakukan semenjak usia dini yaitu melalui penyisipan pendidikan tertib berlalu lintas pada kurikulum penyelenggaran pendidikan usia dini (PAUD)/TK.

Seperti halnya yang dilakukan oleh ke Dua Yayasan Yang ada di kecamatan somba Opu, dan kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Yayasan Raudhatulathfal Ulil Albab dan RA Hasan Al Banna, Kamis, 3 Februari 2022.

Ketua Yayasan Hasan Malik.SE, menyampaikan, “perlunya edukasi pengenalan keselamatan berlalu lintas dan pemahaman rambu – rambu lalulintas anak usia dini sangat penting.

“bagaimana tertib berlalu lintas di jalan raya perlu lebih dikenalkan pada anak usia dini, dikarenakan pada anak usia dini tersebut daya ingatnya terhadap pelajaran yang diberikan lebih cepat diingat dan diresapi, ” Ucap” Hasan Malik SE, (3/02/2022).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di depan Mako Polres Gowa ini di dampingi langsung oleh pendiri yayasan, Haslinda, S. Ag., M. Pd, Kasat Lantas Polres Gowa AKP Rusdi Yunus.SH, dan seluruh jajaran tenaga pendidik dari kedua yayasan tersebut.

Pendiri yayasan Haslinda menambahakan, “Dari peribahasa itu terkandung arti bahwa pendidikan yang dilakukan sejek kecil selalu diingat dan membekas di kepala, lain dengan belajar di waktu dewasa lebih cepat lupa.

“Perlunya pengenalan dan pemahaman itu harus di terapkan pada anak usia dini. Ada pepatah yang mengatakan bahwa “ Belajar diwaktu kecil seperti melukis diatas batu, sedangkan belajar di waktu besar bagaikan melukis diatas air”

Untuk itu pendidikan pengenalan budaya tertib berlalu lintas perlu dikakukan melalui penyisipan kurikulum tertib berlalu lintas pada kurikulum pendidikan usia dini (PAUD)/TK, dengan memasukkan kurikulum tertib berlalu lintas berarti sudah ikut mensukseskan program Nawacita yang dicanangkan oleh Presiden Kita Joko Widodo, “pungkasnya.

 

 

Laporan Muh Ansar

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending