HUKRIM
VIDEO: Oknum Polisi Mapolsek Bone-Bone Diduga Aniaya Remaja
Dipublikasikan
4 tahun lalupada
Oleh
anjasabdullah

KATADIA,LUWU UTARA || Video petugas polisi yang melakukan pengaiayaan terhadap remaja beredar di masyarakat.
Berdasarkan video yang diterima wartawan media ini, terlihat tiga pria mengendarai sepeda motor, dua di antaranya memegang senjata api.
Salah satu pria yang memegang senjata api, mengenakan kemeja hitam, dan topi hitam tampak memaksa salah satu pria (pemuda-merah) keluar dari kendaraan, diduga menyeret dan mencekik lehernya.
Kemudian, tiba-tiba seorang pria berseragam polisi datang dan memukul wajah pria berbaju hitam yang lehernya dicekik oleh pria bertopi hitam dua kali, lalu memukul perutnya satu kali.
“Masuk (masuk) ke dalam,” kata pria berseragam polisi itu, sambil memaksa pria yang dipukulnya masuk ke mapolsek Bone Bone.
Berdasarkan informasi yang diterima wartawan media ini, peristiwa itu terjadi di Mapolres Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara. Selasa, (16/08/2022), Lalu.
Dua polisi yang melakukan pemukulan itu adalah anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Bone Bone berinisial H dan A. Sedangkan korban pemukulan adalah Aswin, 18 tahun, warga desa Kopi Kopi, Bone. -Kecamatan Bone, Kabupaten Luwu Utara.
Kapolsek Bone-Bone, Iptu Pawe Judda yang dikonfirmasi terkait video tersebut membenarkan kejadian tersebut, dan mengatakan saat kejadian dirinya tidak berada di Mapolsek.
“Saya tidak tahu ini ada kejadian, waktu itu saya sedang di luar kantor, lalu saya pulang jam setengah empat sore. Saya baru tahu kejadian ini saat membuka WA dan melihat video ini dikirim oleh saya. Putri.
Begitu melihat video, saya marah karena ini tidak sopan, orang datang bahkan dipukuli, jadi saya langsung menelepon yang bersangkutan. Diperkirakan kejadian itu terjadi sekitar pukul lima sampai setengah lima, “katanya dikatakan. Kepada sejumlah awak media, saat ditemui di Mapolres Bone-Bone, Rabu (17/8/2022).
Menurutnya, saat ini dua anggota polisi yang diduga melakukan penganiayaan itu telah diamankan dan dibawa oleh Propam ke Mapolres Luwu Utara.
“Sebagai Kapolsek, saya sangat tidak setuju dengan tindakan yang dilakukan kedua anggota ini. Tindakan seperti ini sangat tidak protektif. Oleh karena itu, ketika saya melihat video ini, saya langsung melaporkannya kepada Kapolres sebagai pendahuluan. Dan kasus ini kami serahkan ke Mapolres”. kata Iptu Pawe Judda.
Saat ditanya motif pemukulan dua petugas polisi kepada pemuda berinisial SA itu, Kapolsek enggan menjelaskan, ia hanya mengatakan bahwa duduk perkara ini dipicu tawuran antar remaja, yang bermula saat SA. pemuda terlibat perkelahian, kemudian lawannya melaporkannya ke kantor polisi.
“Menerima laporan itu, dua polisi itu langsung menangkap SA, dan membawa SA ke Mapolsek. Ya, ini biasanya kasus anak muda berkelahi dan ditangkap. Hanya saja sebagai Kapolsek, saya tidak memaafkan tindakan tersebut dari dua anggota individu ini,” katanya.
Laporan (Hamsul)
Anda juga mungkin suka


LONTARA+ Sabet Penghargaan Cita Loka Fest 2026

Polda Sulsel Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Aliyah Lepas Jalan Sehat HUT IBI ke-75

Trending
Makassar4 hari lalu35 Pelaku UMKM Wisata Kuliner Danau Tanjung Bunga Selatan Berharap Solusi, Bukan Pembongkaran
Pendidikan3 minggu laluAchi Soleman Serahkan Reward untuk Sekolah dengan Progres Adiwiyata Terbaik
Internasional2 minggu laluJamaah Haji Barru Melangitkan Doa dari Mekkah untuk Masyarakat dan Daerah






