Makassar
Dinas PU Kejar Capaian ODF 100 Persen
Dipublikasikan
4 tahun lalupada
Oleh
anjasabdullah

KATADIA,MAKASSAR || Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar terus berupaya meningkatkan pencapaian Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan 100 persen.
Hal tersebut dibuktikan dengan dilakukannya pembangunan septik tank individual di 5 Kelurahan sebanyak 250 buah dalam Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan mulai Bulan Juli hingga Desember 2022
Adapun ke5 Kelurahan, dimaksud yaitu:
1. Kel. Bara-baraya Selatan
2. Kel. Layang
3. Kel. Pattingalloang
4. Kel. Gusung
5. Kel. Cambaya
Dalam menentukan titik lokasi, Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan menindaklanjuti hasil survey Dinas Kesehatan mengenai wilayah yang tergolong zona merah dalam hal Buang Air Besar Sembarangan (BABS).
Kepala UPT PAL Hamka Darwis dalam keterangan tertulisnya mengatakan ” Capaian tersebut menuju Kota Sehat, kami dari Dinas PU Kota Makassar terus berupaya memberikan solusi nyata dalam bentuk pembangunan infrastuktur tangki septik individual.
Tahun ini kita membangun 250 titik di 5 Kelurahan yang ada di Wilayah Kota Makassar. Sumber Dana proyek ini adalah Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Hibah Air Limbah Setempat (HALS) yang kesemuanya adalah Sumber Dana APBN.
Pelaksana kegiatan itu sendiri adalah Kelompok Swadaya Masyarakat atau KSM. Kami berharap, KSM dapat melaksanakan pekerjaan dengan baik dan tepat waktu sesuai perencanaan yang ada sehingga warga pengguna proyek ini dapat benar-benar merasakan manfaatnya.”
Anda juga mungkin suka


Appi: Korupsi Dana BOS Rampas Hak Masyarakat

Polda Sulsel Ungkap 225 Kasus Curat Selama Semester I 2026

Mahasiswa UBSI Serahkan Sistem Informasi Tracer Study Berbasis Web kepadaSMAIT Al-Mumtaz Pontianak

Trending
Makassar4 hari lalu35 Pelaku UMKM Wisata Kuliner Danau Tanjung Bunga Selatan Berharap Solusi, Bukan Pembongkaran
Pendidikan3 minggu laluAchi Soleman Serahkan Reward untuk Sekolah dengan Progres Adiwiyata Terbaik
Internasional2 minggu laluJamaah Haji Barru Melangitkan Doa dari Mekkah untuk Masyarakat dan Daerah






