KATADIA,MAKASSAR || SDN Komp Sambung Jawa sebagai sekolah yang menuju Adiwiyata mandiri berpartisipasi pada kegiatan Bimtek pengelolaan sampah rumah tangga dengan menghadirkan orang tua siswa.
Kegiatan Bimtek ini diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Makassar bekerjasama dengan Save the Children dan Budidaya Maggot BSF. Acara Bimtek ini dihadiri oleh sekitar 70 penguyuban orang tua siswa, dan dipandu oleh Purnamasari Sihotang dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar.
Ni Nyoman Anna menjelaskan beberapa poin penting tentang apa itu sampah elektronik, apa dampaknya, serta apa bahaya sampah elektronik.
Anna juga mengatakan bahwa ke depannya, akan dilakukan sosialisasi dengan sekolah yang masuk dalam sekolah Adiwiyata, untuk membahas pentingnya apa itu sampah elektronik dan bahayanya sampah elektronik kepada anak-anak.
Dalam kegiatan Bimtek ini, orang tua siswa akan diberikan pengetahuan tentang cara pengelolaan sampah rumah tangga, terutama sampah elektronik yang menjadi masalah yang cukup besar di masa sekarang. Sampah elektronik mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, timbal, kadmium, dan lain sebagainya. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah elektronik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan kesehatan manusia.
Dalam upaya untuk mengatasi masalah sampah elektronik, sekolah sebagai lembaga pendidikan dapat berperan sebagai agen perubahan dan berkontribusi dalam mengajak masyarakat untuk mengelola sampah elektronik dengan baik. Dengan membangun kesadaran dan memperkuat pengetahuan tentang pengelolaan sampah elektronik, kita dapat mencegah pencemaran lingkungan dan kesehatan manusia.