KATADIA MAROS || Para dosen dari berbagai kampus swasta kembali mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Nasional ke-6 di Kabupaten Maros.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 13 Juli 2024 ini, melibatkan Kelompok 19 yang ditempatkan di Kelurahan Mattiro Deceng, Kecamatan Lau Maros.
Dalam rangkaian acara tersebut, dilakukan sosialisasi berupa penyuluhan dengan tema “Pemanfaatan Pekarangan Rumah Sebagai ‘Kulkas Hidup’ untuk Memenuhi Kebutuhan Pangan Rumah Tangga dan Mencegah Stunting pada Balita”.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan pekarangan rumah guna memenuhi kebutuhan pangan dan mencegah stunting pada balita.
Dr. Fahrisal Husain, S.E., M.Si, selaku pendamping PKM Nasional ADPERTISI 2024 dari Kelompok 19 dan juga sebagai pemateri, dalam sambutan pembukaannya menyatakan bahwa dosen tidak hanya ahli dalam satu bidang ilmu, tetapi juga harus mahir dalam memberikan wawasan yang berguna bagi masyarakat sebagai wujud dari Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar.
Salah satu bentuk nyata dari pelibatan ini adalah dengan terjun langsung dalam penanganan dan pencegahan gizi buruk dan stunting pada balita.
Dalam sambutannya, Kepala Kelurahan Mattiro Deceng, Zainal Abidin K, S.Sos., menyambut baik kegiatan PKM ADPERTISI ini yang mengedukasi masyarakat untuk menumbuhkan kemandirian sosial ekonomi, khususnya ibu-ibu PKK, berdasarkan potensi daerah yang dimiliki guna meningkatkan ketahanan pangan keluarga.
Peserta yang hadir dalam sosialisasi di Balai Kelurahan Mattiro Deceng antara lain Pejabat Gizi Puskesmas, Penyuluh KB Kelurahan, Bidan Kelurahan, Kader Posyandu, Babinsa/Babinkantibmas, Sekretaris Kelurahan, Penggerak PKK, staf Kelurahan, Pejabat RW/RT, dan tokoh masyarakat lainnya.
Kelompok 19 yang terdiri dari para dosen pengabdi seperti Dr. Fahrisal Husain, S.E., M.Si. (Institut Turatea Indonesia), Andi Liswahyuni, S.Pi., M.Si. (Universitas Muhammadiyah Sinjai), Dr. Nursaifullah, S.T., M.M. (Universitas Muhammadiyah Sinjai), Dr. Asrianto, S.E., M.M. (STIM LPI Makassar), Fitrawansah, S.E., M.E. (Universitas Muhammadiyah Sinjai), dan Irianty Tampubolon, S.Pi., M.Si. (Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire), menyampaikan berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Sosialisasi pertama tentang pemanfaatan hidroponik sebagai sumber bahan makanan khususnya sayur mayur dan bahan protein seperti ikan dan unggas dipresentasikan oleh Andi Liswahyuni, S.Pi. Selain teori, peserta juga diperagakan cara membuat hidroponik dengan alat dan bahan yang mudah ditemukan, termasuk dari limbah plastik.
Selanjutnya, Dr. Fahrisal Husain, S.E., M.Si. memaparkan materi tentang pengelolaan desa wisata melalui pemaduan konsep CHSE (cleanliness, healthy, safety, and environmental sustainability). Pemaparan ini diberikan mengingat Kelurahan Mattiro Deceng memiliki desa wisata bernama Desa Wisata Tabbua yang belum terkelola dengan baik.
Kegiatan sosialisasi dan praktik ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang aktif bertanya dan berinteraksi dengan para pemateri.
Peserta menyatakan bahwa kegiatan PKM ADPERTISI ini sangat bermanfaat dan memotivasi mereka untuk memanfaatkan potensi alam dalam menciptakan lapangan usaha yang dapat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat.(***)