Kamis, Juli 25, 2024

DPPKB Makassar Hadiri Khitanan Massal dan Donor Darah di Kecamatan Mamajang

KATADIA MAKASSAR || Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Syahruddin S.Sos., M.Adm., Pemb, menghadiri acara khitanan massal dan donor darah di Kantor Camat Mamajang pada Senin, 8 Juli 2024. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak penting dari Kecamatan Mamajang dan sekitarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Mamajang beserta Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Mamajang beserta seluruh jajarannya.

Kehadiran Kapolsek Mamajang, Danramil Mamajang, Kepala Puskesmas Mamajang dan Cendrawasih, Kepala UPT KB Mamajang, serta Ketua Forum LPM se-Kecamatan Mamajang juga memberikan dukungan besar bagi acara ini.

Tidak ketinggalan, para Lurah se-Kecamatan Mamajang, tokoh masyarakat, tokoh wanita, dan tokoh pemuda se-Kecamatan Mamajang turut hadir dan berpartisipasi.

Acara khitanan massal dan donor darah ini juga diwarnai dengan penyerahan bantuan kepada keluarga yang berisiko stunting di Kecamatan Mamajang.

Sebanyak 8 keluarga berisiko stunting (KRS) menerima bantuan dari DPPKB Kota Makassar sebagai bagian dari upaya untuk menekan angka stunting di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Syahruddin yang akrab disapa Allu menyatakan bahwa acara ini merupakan bagian dari komitmen DPPKB Kota Makassar untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga Kecamatan Mamajang, terutama dalam meningkatkan kesehatan anak-anak melalui khitanan massal dan membantu masyarakat yang membutuhkan darah melalui donor darah,” ujar Allu.

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari warga dan diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Makassar.(**)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Sorry Bro