KATADIA BONE || Polres Bone melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menggelar konferensi pers terkait hasil pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2025.
Konferensi ini dipimpin oleh Kapolres Bone, AKBP Erwin Syah, didampingi Kabag Ops Kompol Andi Rahmat, Kasat Lantas AKP H. Musmulyadi, dan Kasi Humas IPTU Rayendra di Aula Terbuka Mapolres Bone, Senin (24/02/2025).
Dalam rilis yang disampaikan, AKBP Erwin Syah mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan operasi yang berlangsung selama 14 hari, sejak 10 hingga 23 Februari 2025, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan Kecelakaan Lalu Lintas
Data menunjukkan bahwa pada 2025 terjadi 9 kasus kecelakaan, turun 50% dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 18 kejadian. Korban meninggal dunia pada tahun ini nihil, sementara pada 2024 tercatat sebanyak 7 korban jiwa, mengalami penurunan hingga 100%.
Selain itu, jumlah korban luka berat pada 2025 tercatat 1 orang, turun 85% dari tahun sebelumnya yang mencapai 7 orang. Adapun korban luka ringan juga mengalami penurunan sebesar 45%, dari 25 orang pada 2024 menjadi 13 orang pada 2025.
Dari segi kerugian materiil, tahun ini tercatat sebesar Rp5.505.000, turun 34% dibandingkan dengan 2024 yang mencapai Rp36.000.000.
Tingkat Kepatuhan Masyarakat Meningkat
Kapolres Bone juga mengungkapkan bahwa sepanjang Operasi Keselamatan Pallawa 2025, tidak ada pelanggaran lalu lintas yang berujung pada tindakan tilang, baik di tahun ini maupun pada 2024. Namun, jumlah teguran yang diberikan pada 2025 sebanyak 276 kali, sedikit menurun dibandingkan 2024 yang mencapai 301 teguran, atau turun sekitar 8%.
AKBP Erwin Syah menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Pallawa bertujuan untuk meningkatkan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju operasi yang lebih besar, yakni Operasi Ketupat Idulfitri 1446 H.
Senada dengan hal itu, Kasat Lantas Polres Bone, AKP H. Musmulyadi, menuturkan bahwa hasil operasi ini menunjukkan tren positif dalam kesadaran berlalu lintas di Bone. “Tujuan utama dari operasi ini adalah meningkatkan disiplin masyarakat serta menekan angka fatalitas akibat kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Alhamdulillah, hasilnya cukup memuaskan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran operasi, sehingga dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi keselamatan pengguna jalan.
(Dhany)