KATADIA SURABAYA || Booth Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Indonesia City Expo, yang merupakan bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada 8–10 Mei 2025.
Memadukan nuansa klasik dan modern, booth Kota Makassar ramai dikunjungi pengunjung. Keberagaman inovasi, program unggulan, dan kekayaan budaya lokal yang ditampilkan berhasil memikat perhatian publik dan mencerminkan semangat kreatif serta potensi unggulan Kota Anging Mammiri.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, turut hadir mengunjungi booth. Mereka meninjau langsung berbagai produk dan program yang disuguhkan oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Makassar.
“Di sini bentuk kolaborasi OPD Pemkot Makassar menampilkan berbagai program unggulan dalam booth di APEKSI 2025,” ujar Wali Kota Munafri saat menghadiri penutupan Munas APEKSI, Jumat (9/5/2025).
Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menilai APEKSI sebagai forum strategis bagi para kepala daerah untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi atas tantangan di daerah masing-masing.
“Melalui forum ini kita bisa membahas berbagai kendala, termasuk regulasi pusat yang menjadi hambatan kita di daerah,” tambahnya.
Hadir dalam rombongan Pemkot Makassar antara lain Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muh Yasir, Plt Kadis Kominfo Mario Said, Kadis Pariwisata M Roem, Kadis PM-PTSP Helmy Budiman, Kadis Koperasi Muhammad Reza, Kadis Perdagangan Arlin Ariesta, Kadis Kebudayaan Andi Herfida Attas, Kadis Perikanan dan Pertanian Evy Aprialti, Sekretaris Dispora Andi Engka, dan Kabag Kerja Sama Andi Zulfitra Dianta.
Salah satu program yang mencuri perhatian adalah urban farming, yang diperkenalkan oleh Andi Fadly Arifuddin (Fadly Padi). Program ini mendorong warga kota untuk berkebun di lingkungan rumah meski dengan lahan terbatas. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga menanamkan nilai gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.
Pengunjung booth Kota Makassar juga disuguhi ragam produk unggulan lokal seperti kopi khas Makassar berbahan biji kopi Toraja, aneka kue tradisional, interior bernuansa etnik seperti anyaman bambu dan kain khas daerah, serta kerajinan tangan dari pelaku UMKM.
Tidak ketinggalan, tujuh program unggulan dari pasangan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham turut ditampilkan sebagai bentuk komitmen menghadirkan kemajuan dan perubahan positif di Kota Makassar.
Menariknya, pengunjung juga bisa menjajal permainan tradisional khas Makassar dalam format virtual yang disiapkan oleh Dispora Kota Makassar, menambah keseruan dalam mengenal budaya lokal melalui teknologi.
Booth Kota Makassar tidak hanya menampilkan inovasi, tetapi juga menjadi ruang representatif yang menunjukkan potensi, semangat kolaborasi, dan kekayaan budaya kota di tingkat nasional.(**)