KATADIA MAKASSAR || Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Gerindra, Kasrudi, menyampaikan usulan penting dalam rapat paripurna yang membahas tanggapan Wali Kota Makassar terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, Jumat (13/6/2025).
Dalam forum resmi tersebut, Kasrudi menyoroti salah satu poin visi-misi Wali Kota yang menurutnya menjadi beban bagi masyarakat di daerah pemilihannya, khususnya di Kecamatan Manggala. Ia menekankan persoalan pungutan iuran sampah yang dinilai masih membebani warga.
“Kami di Manggala tiap malam harus mencium bau sampah, bahkan saat pagi ketika keluar rumah pun masih tercium baunya. Tempat pembuangan sampah di Manggala sudah lama menjadi perhatian kami,” ujarnya di hadapan Wali Kota dan para anggota dewan lainnya.
Menanggapi hal itu, Kasrudi berharap agar Pemerintah Kota Makassar dapat mempertimbangkan penggratisan iuran sampah bagi seluruh warga Kecamatan Manggala, tanpa terkecuali.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penyeragaman insentif bagi petugas kebersihan di wilayah tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kalau bisa, seluruh Kecamatan Manggala digratiskan iuran sampahnya. Bahkan, kami berharap insentif petugas kebersihan di wilayah ini juga diseragamkan jumlahnya, agar mereka semakin bersemangat menjalankan tugas,” tambah Kasrudi.
Usulan ini diharapkan dapat dimasukkan dalam skema RPJMD 2025-2029 sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat Manggala.
Rapat paripurna ini juga dimanfaatkan oleh sejumlah anggota dewan untuk menyampaikan berbagai masukan terkait arah kebijakan pembangunan Kota Makassar dalam lima tahun ke depan. (**)