KATADIA TANA TORAJA || Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, mengapresiasi hasil karya warga binaan Rutan Kelas IIB Makale berupa replika rumah adat Tongkonan khas Suku Toraja. Replika tersebut dinilainya layak bersaing di pasar UMKM, baik lokal maupun nasional.
Apresiasi itu disampaikan Rudy saat melakukan kunjungan kerja ke Rutan Makale, Jumat (18/7/2025). Menurutnya, produk buatan warga binaan tersebut menunjukkan kualitas tinggi dan memperhatikan detail secara seksama.
“Replika Tongkonan ini sangat bagus, baik dari segi kualitas maupun detailnya sangat diperhatikan. Sangat bisa bersaing di pasar UMKM. Kirim nanti ini untuk mengikuti pameran UMKM di Ancol, Jakarta,” ujar Rudy.
Tak hanya replika Tongkonan, warga binaan Rutan Makale juga memproduksi tas rajut, jam dinding, dan tempat tisu, yang semuanya menunjukkan hasil pembinaan kemandirian yang optimal. Ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan di Rutan Kelas IIB Makale.
Selain meninjau hasil karya warga binaan, Kakanwil juga memberikan penguatan tugas dan fungsi kepada seluruh jajaran pegawai. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kinerja, integritas, dan kepatuhan terhadap regulasi serta arahan pimpinan.
Dalam arahannya, Rudy menekankan pentingnya implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta pelaksanaan enam fungsi Pemasyarakatan sesuai amanat UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, yaitu: pelayanan, pembinaan, pembimbingan kemasyarakatan, perawatan, pengamanan, dan pengamatan.
Kakanwil juga mengingatkan tentang pentingnya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban, serta mengimbau pegawai untuk menjauhi praktik judi online dan penyalahgunaan narkoba.
“Jangan sampai ada pegawai yang terlibat dalam jaringan narkotika. Itu bukan hanya merusak diri sendiri, tapi juga mencoreng nama baik institusi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rudy menyoroti peran strategis kehumasan dalam membentuk citra positif instansi. Ia menekankan pentingnya publikasi kegiatan positif guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemasyarakatan.
“Peran humas sangat vital dalam menyampaikan capaian dan aktivitas positif satuan kerja. Sampaikan informasi yang membangun citra institusi,” tambahnya.
Menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia, Kabid Pelayanan dan Pembinaan, Yohanis Varianto, juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap SOP dalam pengeluaran narapidana serta segera mengusulkan remisi 17 Agustus bagi warga binaan yang memenuhi syarat.
Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan ke dapur Rutan, di mana Kakanwil memastikan pelayanan makanan telah sesuai dengan standar menu 10 harian Ditjenpas. Ia pun memeriksa langsung kualitas makanan dan mengapresiasi layanan yang diberikan.
Dengan kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Makale semakin termotivasi untuk bekerja secara profesional, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi demi mewujudkan pemasyarakatan yang lebih baik.