KATADIA BONE || SMA Negeri 1 Watampone (SMAN 1 Bone) menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan suasana yang ramah dan edukatif, Senin (14/7/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 252 siswa baru dan dibuka secara resmi melalui upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Muhdar, S.Pd., M.Pd.
MPLS yang dilaksanakan serentak secara nasional ini bertujuan mengenalkan program sekolah, sarana prasarana, tata tertib, kurikulum, serta membentuk karakter dan semangat adaptasi peserta didik baru terhadap kultur sekolah.
Dalam sambutannya, Muhdar menyampaikan bahwa pelaksanaan MPLS dilakukan sesuai Juknis dari Kementerian Pendidikan. “Siswa diajak berinteraksi secara ramah, mengenal teman baru, mengenal guru, dan memahami visi misi serta tata tertib sekolah,” ujar Muhdar.
Uniknya, dalam kegiatan upacara pembukaan, para siswa masih menggunakan seragam SMP lengkap dengan kalungan nama berbahan karton hasil kreasi masing-masing, sebagai simbol masa transisi yang menyenangkan.
Selama enam hari pelaksanaan MPLS, berbagai materi diberikan oleh para guru dan didampingi pengurus OSIS, mulai dari pengenalan kurikulum, tata tertib, kegiatan intra dan ekstrakurikuler, hingga pembentukan karakter.
Di hari kedua, Wakasek Kurikulum Muh. Subair menyampaikan materi tentang visi, misi dan struktur kurikulum pendidikan yang akan diterapkan di sekolah.
Kepala Sekolah, Syaiful Annas, M.Pd., juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas perundungan. “Kami siapkan banner sebagai bentuk komitmen bersama seluruh siswa untuk menjunjung pembelajaran sehat tanpa perundungan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakasek Kesiswaan menyampaikan bahwa selama MPLS berlangsung, siswa masih diperkenankan mengenakan seragam dari sekolah asal masing-masing. “Ini bagian dari pendekatan yang ramah dan bertahap dalam pengenalan lingkungan sekolah,” jelasnya.
Salah satu peserta MPLS, Annisa, mengungkapkan kesannya selama mengikuti kegiatan ini. “MPLS di SMAN 1 Bone sangat ramah dan kekeluargaan. Motto SMANSA KEREN benar-benar terasa — artinya kreatif, religius, dan inovatif,” tuturnya antusias.
Dengan pelaksanaan MPLS ini, diharapkan para siswa baru dapat beradaptasi lebih cepat, mengenal lingkungan sekolah, dan siap menempuh proses belajar mengajar dengan semangat dan motivasi tinggi.(**)