KATADIA BONE || Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turun langsung menemui massa aksi yang menggelar unjuk rasa di Kota Makassar, tepatnya di Jalan Urip Sumohardjo, Jumat (29/8/2025) malam lalu.
Kehadiran orang nomor satu di Sulsel itu menjadi upaya menenangkan situasi sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Andi Sudirman mengimbau seluruh warga agar tetap menahan diri serta mengutamakan ketertiban dan keamanan bersama. Ia menyampaikan pentingnya menjaga stabilitas setiap wilayah masing-masing.
“Sudah ada korban jiwa, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menahan diri. Mari kita jaga Sulsel tetap aman dan damai,” pesan Andi Sudirman untuk seluruh masyarakat.
Esoknya, Sabtu (30/08/2025) digelar Rakor dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan arahan yang kemudian dilanjutkan oleh masing masing Kepala Daerah yang disebutkan sebagai berikut:
*Arahan Bapak Mendagri*
_Rakor bersama Gubernur dan Bupati/Walikota perihal langkah-langkah Pemerintah Daerah dalam merespon situasi terkini_
Sabtu 30 Agustus 2025.
1. Agar kepala daerah dapat mengamankan daerah masing masing
2. Kepala daerah adalah ketua forkopimda bersama sama dengan pimpinan instansi vertikal dengan lainnya ( urusan PUM)
3. Kepala daerah juga mempunyai kewajiban dalam menjaga ketentraman dan keteriban umum (Urusan Wajib)
Adapun arahan kepala daerah :
1. Tolong semua daerah menunda kegiatan kegiatan seremonial yang beraifat pemborosan (alihkan dengan kegiatan kegiatan sosial)
2. Kegiatan kegiatan pribadi pejabat (resepsi pernikahan , hut pribadi dan dinas luar negeri)
3. Dalam membuat pernyataan jangan membuat pernyataan2 yang beraifat provokatif (simpatik , empati kepada rakyat , menenangkan publik dan bahasa santun)
4. Gencarkan program-program pro rakyat (gerakan pasar murah dll)
Tingkat elite
1. Tolong sambangi tokoh tokoh agama , tokoh masyarakat , tokoh akademisi dan stake holder. Aktifkan komunikasi sosial
2. Tolong perbanyak doa bersama (coolyng system)
3. Tunda kunjungan keluar negara (kepala daerah untuk menjamin stiuasi kemananan sosial politk)
4. Tolong aktifkan betul Forkopimda. Samakan langkah untuk membaca peta masing. Langkah langkah mitigasi (forum dialog kepada masyarakat). Yang menjadi sasaran publik DPR / DPRD dan Kepolisian. Yang belum menjadi sasaran agar bisa menjadi agen untuk menenangkan publik.
5. Jika sulit Kepolisian dapat melibatkan unsur TNI agar dapat membantu.
Rasa kepedulian pemerintah provinsi Sulsel juga bersedia membantu biaya korban Aksi unjuk Rasa terkait kenaikan pajak PBB P2 di Kabupaten Bone beberapa waktu yang lalu (Dhany)