Terhubung dengan kami

POLITIK

Sekretariat DPRD Makassar Sampaikan Permohonan Maaf dan Belasungkawa Atas Insiden 29 Agustus

Dipublikasikan

pada

KATADIA MAKASSAR || Sekretariat DPRD Kota Makassar menyampaikan duka cita mendalam sekaligus permohonan maaf kepada seluruh pihak yang terdampak atas insiden tragis yang terjadi pada Jumat, 29 Agustus 2025, di lingkungan kantor DPRD Kota Makassar.

Plt. Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Makassar, A. Rahmat Mappatoba, menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan duka bersama, bukan hanya bagi lembaga DPRD, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kota Makassar.

“Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam insiden ini. Doa kami panjatkan untuk keluarga korban agar diberikan ketabahan, serta untuk para korban luka agar segera memperoleh kesembuhan,” ungkap A. Rahmat Mappatoba.

Hingga kini, pihak Sekretariat DPRD masih melakukan pendataan terkait kerugian material. Beberapa fasilitas kantor dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga tidak dapat difungsikan. “Proses inventarisasi akan dilakukan secara transparan, dan hasilnya akan disampaikan kepada publik setelah verifikasi selesai,” tambahnya.

Sebagai langkah darurat, Sekretariat DPRD tengah berkoordinasi dengan pimpinan DPRD dan pemerintah daerah untuk memastikan kelanjutan tugas kelembagaan. Alternatif sementara, termasuk pemindahan lokasi kerja serta penyesuaian agenda kedewanan, sedang dibahas agar fungsi DPRD tetap berjalan, khususnya dalam mendukung kegiatan legislatif dan pelayanan publik.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, menjaga ketertiban, serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh suasana.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga ruang demokrasi dengan cara yang damai dan bermartabat. Kami berharap doa, dukungan, dan kerja sama seluruh pihak agar Sekretariat DPRD Kota Makassar dapat segera pulih dan kembali melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan rakyat,” tutup A. Rahmat Mappatoba.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending