Terhubung dengan kami

Kab Bone

P5 Dihapus, Kokurikuler Gantikan Peran: Ini yang dilaksanakan SMAN 1 Bone

Dipublikasikan

pada

KATADIA MAKASSAR || Dunia pendidikan Indonesia kembali memasuki babak penting seiring perubahan struktur Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2025/2026. Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) secara tegas menyampaikan sejumlah poin krusial yang menjadi arah baru implementasi kurikulum nasional.

Salah satu perubahan utama adalah penghapusan terminologi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan pengembalian istilah kokurikuler sebagai nomenklatur resmi dalam struktur kurikulum. Perubahan ini bukan hanya sekadar pergantian nama tetapi juga menyentuh kerangka implementasi, filosofi, dan ruang lingkup kegiatan pembelajaran di sekolah.

Sejak awal, Kurikulum Merdeka hadir dengan dua komponen besar yaitu intrakurikuler dan kokurikuler. Namun dalam praktik tiga tahun terakhir, kegiatan kokurikuler sering kali dipersempit hanya pada pelaksanaan P5, padahal ruang pengembangannya jauh lebih luas.

Memasuki tahun pelajaran baru, nomenklatur P5 resmi dihapus dan digantikan kembali oleh kokurikuler. Ini bukan sekadar perubahan istilah tetapi memperluas cakupan kegiatan pembelajaran di luar jam utama ujar Kepala UPT SMAN 1 Bone, Drs Muhdar, M.Pd.

Ia menjelaskan bahwa struktur kurikulum akan kembali membagi dua alokasi waktu yaitu alokasi intrakurikuler dan alokasi kokurikuler. Bentuk kegiatan kokurikuler pun menjadi lebih variatif tidak lagi terbatas pada proyek, melainkan mencakup pendalaman materi pembelajaran, penguatan keterampilan non-akademik seperti senam dan olahraga prestasi, hingga kegiatan berbasis minat dan bakat siswa.

Setiap mata pelajaran akan memperoleh alokasi waktu sesuai kebutuhan. Namun mata pelajaran dengan 2 JP per minggu seperti Bahasa Inggris, Pendidikan Pancasila dan Informatika tidak mendapatkan alokasi jam kokurikuler karena keterbatasan jam tatap muka dan beban belajar siswa.

Kegiatan kokurikuler juga dapat dilaksanakan secara mandiri oleh guru mata pelajaran atau dilakukan secara kolaboratif lintas mata pelajaran. Misalnya guru-guru MIPA dapat merancang pembelajaran berbasis pendekatan STEM yang lebih kontekstual dan terpadu.

Perubahan signifikan lainnya adalah tidak adanya rapor atau penilaian khusus untuk kegiatan kokurikuler. Berbeda dengan era P5 yang dinilai terpisah, kokurikuler kini tidak menjadi bagian dari laporan hasil belajar sehingga memberikan fleksibilitas lebih bagi satuan pendidikan dalam merancang kegiatan sesuai konteks sekolah.

Implementasi arah baru kurikulum ini diwujudkan oleh UPT SMAN 1 Bone melalui kegiatan kokurikuler yang digagas OSIS dengan menghadirkan berbagai lomba dan aktivitas pendidikan di halaman dan Aula SMAN 1 Bone, Senin 17 November 2025.

Ketua Panitia Sitti Munajar Maulidya melaporkan bahwa kegiatan ini mengusung tema Pelita Smansa Anak Bangsa atau Penguatan Literasi Bahasa Asing dan Sumber Daya Anak Bangsa.

Tujuan kegiatan antara lain menumbuhkan kreativitas siswa meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia dan bahasa asing serta membangun kepercayaan diri melalui berbagai lomba seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Asing, Wawasan Kebangsaan, Nyanyi Solo dan desain.

Kepala UPT SMAN 1 Bone Drs Muhdar, M.Pd dalam sambutannya memberikan motivasi kepada siswa agar menjadikan kegiatan kokurikuler sebagai pembelajaran nyata yang bermanfaat bagi masa depan mereka.

Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Wilayah 3 yang diwakili Kasi Pembinaan SMA dan Fasilitas Drs H Sabik Zakaria S.Pd., M.Pd mengaku bernostalgia saat kembali ke SMAN 1 Bone terutama sebagai pencipta lagu mars Smansa. Ia sekaligus membuka rangkaian kegiatan kokurikuler yang berlangsung sepekan mulai 17 hingga 22 November 2025.

Acara diawali pembacaan ayat suci Al-Quran oleh siswi kelas X-7 A. Ayesha Latifa Islamiyanah dan ditutup dengan peninjauan kegiatan oleh Kasi Pembinaan SMA Kepala UPT SMAN 1 Bone bersama para guru.(Andis)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending