KATADIA MAKASSAR || SDI Layang Bertingkat terus memantapkan langkah menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Tahun 2026 melalui kegiatan pembinaan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Gerakan Sejuta Pohon, Sabtu (10/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara SDN Rappocini dan SDI Layang Bertingkat sebagai bentuk kerja sama pendampingan menuju Adiwiyata Provinsi. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat implementasi sekolah berwawasan lingkungan secara berkelanjutan.
Kegiatan pembinaan ini dihadiri oleh ketua komite sekolah, orang tua siswa, serta para guru SDI Layang Bertingkat. Meski berlangsung dalam kondisi hujan dengan intensitas cukup tinggi, semangat seluruh peserta tidak surut. Justru, momentum ini menjadi awal komitmen kuat sekolah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih, hijau, dan berkarakter peduli lingkungan.
Upaya tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kota Makassar dan Dinas Pendidikan dalam mencapai target 20 Sekolah Adiwiyata Mandiri, 30 Sekolah Adiwiyata Nasional, dan 50 Sekolah Adiwiyata Provinsi.
Kepala SDN Rappocini, Juli Astutuk, S.Pd., M.Pd., selaku sekolah pembina SDI Layang Bertingkat, menyampaikan harapannya agar pendampingan ini dapat mendorong pencapaian target Adiwiyata sesuai arahan Dewan Pembina Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa.
“Sebagai sekolah pembina, kami berkomitmen mendukung target 20 Mandiri, 30 Nasional, dan 50 Provinsi. Ini sesuai arahan Ibu Melinda saat audiensi bersama penerima Penghargaan Adiwiyata Nasional dan Mandiri di bulan Desember lalu,” ungkapnya.
Dengan pembinaan berkelanjutan dan sinergi lintas sekolah, SDI Layang Bertingkat optimistis mampu berkontribusi dalam menyukseskan program Adiwiyata sebagai bagian dari pembangunan pendidikan berwawasan lingkungan di Kota Makassar. (*)