KATADIA BULUKUMBA || CEO PT Niil Lestari Abadi (NIIL Travel), Ibnul Araby Al Anshari, membuka secara resmi kegiatan manasik umrah yang diselenggarakan PPIU NIIL Tour and Travel di Aula PLHUT Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bulukumba, Sabtu (7/2/2026).
Dalam laporannya, Ibnul Araby menegaskan pentingnya Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk selalu berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah setiap kali memberangkatkan jamaah.
“Sebagaimana regulasi yang ada, PPIU merupakan biro perjalanan yang telah mendapat izin dari pemerintah. Maka dalam menyelenggarakan aktivitas pemberangkatan jamaah umrah, PPIU wajib melakukan koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah di setiap daerah yang akhir tahun lalu mulai terbentuk,” ujarnya.
Ia menjelaskan, koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan pelaksanaan ibadah umrah berjalan sesuai prinsip “5 Pasti Umrah”, yakni pasti travelnya, pasti jadwalnya, pasti terbangnya, pasti hotelnya, dan pasti visanya.
Pria yang pernah menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar, Kairo, serta memiliki pengalaman sekitar tujuh tahun mendampingi jamaah di Makkah dan Madinah itu juga menekankan pentingnya kesiapan calon jamaah secara mandiri, baik dari sisi pemahaman manasik maupun kesiapan mental dan fisik sebelum keberangkatan.
Untuk periode 14 Februari 2026, NIIL Travel dijadwalkan memberangkatkan 35 jamaah umrah. Keberangkatan akan dilakukan pada Jumat malam (13/2/2026) pukul 01.00 WITA melalui ICDT Bulukumba.
Persiapan musim umrah awal tahun 2026 dilakukan secara matang. Seluruh calon jamaah dikumpulkan dalam satu forum manasik guna memastikan pemahaman teknis dan syariat ibadah berjalan optimal.
Manasik kali ini menghadirkan para pemateri bersertifikat pembimbing profesional, yakni Hj. Hartati, S.Ag., M.Pd.I; H. Muhammad Ansar Mahdy, S.Ag., M.A; Hj. Pujianti, S.Ag., M.Pd.I; serta H. Ahmad Khatib Mahdy, S.S., S.Pd.I., M.MPd.
Ibnul Araby menambahkan, tahun ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya urusan haji dan umrah berada di bawah kementerian khusus, yakni Kementerian Haji dan Umrah.
“Mudah-mudahan, semua tantangan dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah bisa kita lalui dengan semakin baik,” tuturnya.
Dengan persiapan terstruktur dan dukungan pembimbing profesional, NIIL Travel menargetkan pelayanan maksimal serta kenyamanan jamaah dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.(**)