Pemkot Makassar
Tengah Malam, Munafri Tinjau Posko Banjir di Biringkanaya, Pastikan Kebutuhan 229 Pengungsi Terpenuhi
Dipublikasikan
4 bulan lalupada
Oleh
anjasabdullah

KATADIA MAKASSAR || Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam melayani warga kembali ditunjukkan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Kamis malam (26/2/2026).
Di tengah padatnya agenda pemerintahan dan rangkaian Safari Ramadan, ia menyempatkan diri meninjau posko pengungsian warga terdampak banjir di SDN Paccerakkang, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya,
Tepat pukul 22.35 Wita, Munafri tiba di lokasi pengungsian yang menampung 64 kepala keluarga atau 229 jiwa, termasuk warga dari kawasan Kodam III.
Tanpa protokoler berlebihan, ia hadir untuk memastikan kondisi warga aman serta kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
Dalam kunjungan tersebut, Munafri yang akrab disapa Appi, datang bersama jajaran SKPD, camat, lurah, hingga RT/RW setempat.
Ia membawa paket bantuan yang diserahkan langsung kepada para pengungsi, khususnya ibu hamil, balita, dan lansia.
Di hadapan warga, Munafri membuka ruang dialog dan meminta masyarakat menyampaikan kebutuhan maupun keluhan secara langsung.
“Bapak dan ibu, serta anak-anak, jika ada keperluan atau aspirasi, mohon disampaikan kepada saya dan kepada kami semua yang hadir.
Agar bisa kami penuhi selagi itu bisa kami bantu dan kerjakan, baik makanan, obat-obatan, atau bantuan lainnya,” ujarnya.
Munafri juga menginstruksikan sejumlah OPD untuk memastikan pelayanan maksimal di lokasi pengungsian.
Dinas Kesehatan diminta mengoptimalkan layanan medis, Damkarmat dan PDAM memastikan ketersediaan air bersih, sementara Dinas Sosial dan BPBD bertanggung jawab atas logistik, tenda darurat, dan tempat tidur yang layak.
Ia menegaskan agar perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, anak-anak, dan lansia.
Selain itu, kontrol terhadap ketersediaan bahan makanan, obat-obatan, pakaian, serta air bersih harus terus dilakukan secara berkala.
Munafri juga menekankan pentingnya koordinasi di lapangan.
Camat setempat ditunjuk sebagai penanggung jawab pengawasan dan pengendalian posko.
Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah, relawan, serta ketua RT/RW untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di sekitar lokasi pengungsian.
“Yakinlah bahwa pemerintah akan terus hadir bersama-sama dengan masyarakat, baik dalam suka maupun duka,” pungkasnya.
Kehadiran lengkap jajaran Pemerintah Kota Makassar di tengah malam menjadi pesan kuat bahwa empati dan kepedulian terhadap warga terdampak bencana tidak mengenal waktu.(**)

Anda juga mungkin suka


DPMPTSP Makassar Ingatkan Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Periode Juli 2026

PDAM Makassar Siapkan Tiga Solusi Atasi Krisis Air Bersih

Lapas Narkotika Sungguminasa Beri Penghargaan Pegawai Berprestasi Triwulan II 2026

Trending
Makassar5 hari lalu35 Pelaku UMKM Wisata Kuliner Danau Tanjung Bunga Selatan Berharap Solusi, Bukan Pembongkaran
Internasional3 minggu laluJamaah Haji Barru Melangitkan Doa dari Mekkah untuk Masyarakat dan Daerah
Nasional3 minggu laluSyamsuddin Rasyid,alumni Ekonomi Koperasi UNM 1998 Terpilih Memimpin Pokjawas Madrasah Nasional








