KATADIA MAKASSAR || Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025, yang menempatkan Kota Makassar sebagai salah satu daerah dengan kategori kinerja tertinggi di Indonesia.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen pemerintahan serta dukungan masyarakat.
“Penghargaan yang kita dapatkan adalah kerja kita bersama, bentuk kolaborasi dan kerja sama untuk memastikan pola layanan yang kita lakukan dan bagaimana tata kelola pemerintahan bisa berjalan dengan baik,” ujar Munafri di Media Center Balai Kota Makassar, Selasa (28/4/2026).
Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran Pemerintah Kota Makassar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Menurutnya, pencapaian ini tidak boleh membuat seluruh stakeholder cepat berpuas diri. Sebaliknya, semua pihak harus terus menjaga kesinambungan kinerja pemerintahan yang baik.
“Kita berharap proses ini tidak membuat kita puas. Seluruh stakeholder menjadi bagian penting dalam jalannya tata pemerintahan,” katanya.
Berdasarkan hasil EPPD Kemendagri, Makassar meraih skor 3,6171 dengan status kinerja tertinggi. Capaian ini menjadikan Makassar sebagai satu-satunya kota dari Indonesia Timur yang masuk kategori tersebut.
Makassar juga tercatat sebagai satu dari sembilan kota di Indonesia yang menerima penghargaan kinerja terbaik bersama Bandung, Blitar, Denpasar, Salatiga, Semarang, Surabaya, Tangerang, dan Tangerang Selatan.
Selain penghargaan tersebut, Pemerintah Kota Makassar juga mendapat apresiasi atas kedisiplinan dalam penyampaian laporan kinerja secara rutin dan tepat waktu.
Munafri menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat menjadi kunci penting dalam menjalankan sistem pemerintahan yang efektif dan berkelanjutan.
“Tentu, kami bersama DPRD Kota Makassar, Forkopimda, serta koordinasi dengan pemerintah Provinsi dan Pusat, ini menjadi kekuatan untuk menjalankan sistem pemerintahan yang baik,” tutupnya.
Prestasi ini semakin memperkuat posisi Kota Makassar sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pemerintahan unggul di Indonesia dan mampu bersaing di tingkat nasional.(**)