Terhubung dengan kami

Kab Barru

Bupati Barru Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

Dipublikasikan

pada

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Kabupaten Barru yang berlangsung khidmat

KATADIA BARRU || Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Kabupaten Barru yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru, Rabu (6/5/2026).

Dalam amanatnya, Bupati membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menegaskan bahwa pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia sekaligus menumbuhkan potensi alamiah sebagai makhluk Tuhan yang mulia.

Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan nasional yang diusung Prabowo Subianto, yakni penguatan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia maju dan bermartabat.

Sejumlah langkah strategis turut disampaikan, di antaranya penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran, peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru melalui program beasiswa, serta penyaluran tunjangan sertifikasi secara langsung. Selain itu, percepatan digitalisasi pendidikan juga terus didorong melalui pemanfaatan papan interaktif digital di berbagai satuan pendidikan.

Penguatan karakter siswa pun menjadi perhatian, dengan pengembangan budaya sekolah yang aman, sehat, bersih, dan indah, serta dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis.

Dalam sambutan khususnya, Bupati Barru menegaskan komitmen kebijakan pendidikan daerah yang dijalankan bersama Wakil Bupati Barru dengan berlandaskan semangat Mappadeceng.

“Guru adalah ujung tombak pembangunan daerah. Tanpa dedikasi dan keikhlasan Bapak dan Ibu sekalian, Barru tidak akan memiliki masa depan,” tegasnya.

Ia juga memberikan kepastian kepada tenaga P3K paruh waktu terkait keberlanjutan mereka dalam mendukung sektor pendidikan di daerah.

“Hari ini saya tegaskan, Pemerintah Kabupaten Barru tidak akan memberhentikan P3K paruh waktu selama menjalankan tugas dengan baik dan sesuai aturan. Kami butuh tenaga dan pikiran saudara untuk membangun pendidikan Barru,” ujarnya.

Selain itu, Bupati turut menyampaikan penghormatan kepada para guru serta memastikan kesejahteraan tenaga pendidik tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Apresiasi juga diberikan kepada para siswa berprestasi di berbagai bidang.

“Teruslah berkarya, banggakan orang tua dan daerah kita,” pesannya kepada para pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti program Sekolah Rakyat yang diperjuangkan bersama Wakil Bupati sebagai upaya membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kabupaten Barru menjadi salah satu penerima program tersebut di Sulawesi Selatan dengan alokasi anggaran terbesar, yakni Rp270 miliar.

“Dari sembilan kabupaten/kota penerima di Sulawesi Selatan, Barru mendapatkan anggaran tertinggi sebesar Rp270 miliar. Ini adalah perjuangan kami bersama,” ungkapnya.

Sekolah Rakyat yang tengah dibangun di Desa Lawallu diharapkan tidak hanya meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Anak-anak yang lahir dari keluarga kurang beruntung tetap wajib memiliki masa depan cerah. Pendidikan adalah segalanya,” tegasnya.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Bupati juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk aktif menyisir dan mengembalikan anak-anak putus sekolah ke bangku pendidikan.

“Tidak boleh ada anak di Kabupaten Barru yang tertinggal,” ujarnya.

Di hadapan para kepala sekolah dan tenaga pendidik, ia juga mengungkap rencana penerapan manajemen talenta ASN guna memastikan penempatan jabatan berdasarkan kompetensi, bukan kedekatan, serta mengingatkan pentingnya menjaga profesionalitas.

“Jangan kotori tangan Ibu dan Bapak dengan menjadi tim sukses. Fokus kita adalah pendidikan,” pesannya.

Menutup sambutannya, Bupati kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan perubahan nyata di sektor pendidikan.

“Niat saya hanya satu, bagaimana kita bisa terus memperbaiki Barru. Pendidikan adalah segalanya,” tutupnya.

Upacara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Barru, unsur Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, perwakilan Kementerian Agama, serta para kepala sekolah, guru, dan pelajar se-Kabupaten Barru. (*)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending