KATADIA KEPULAUAN SELAYAR || Komitmen memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah kepulauan terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Salah satunya diwujudkan melalui pelatihan pemasaran bertajuk “Membangun Brand Awareness untuk UMKM” yang digelar oleh Balai Taman Nasional Takabonerate di Pulau Tinabo, Kabupaten Kepulauan Selayar, Jumat hingga Sabtu, 8–9 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan fasilitator Rumah BUMN Selayar, Adnan, sebagai pemateri utama yang memberikan edukasi serta pendampingan terkait strategi membangun identitas usaha dan meningkatkan daya tarik produk UMKM di tengah persaingan pasar yang semakin berkembang.
Pelatihan secara resmi dibuka oleh Saleh Rahman, S.P., M.Sc. selaku perwakilan Kepala Balai Taman Nasional Takabonerate bersama Kepala Resort Tinabo, Hendra.
Dalam sambutannya, Saleh Rahman menekankan pentingnya peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya pelaku UMKM di wilayah kepulauan dan kawasan konservasi agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
“UMKM memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat di wilayah kepulauan. Karena itu, pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan agar masyarakat mampu memahami strategi pemasaran yang lebih modern dan efektif,” ujarnya.
Dalam sesi pemaparan materi, Adnan menjelaskan bahwa brand awareness atau kesadaran merek merupakan salah satu langkah penting agar produk UMKM lebih dikenal luas oleh konsumen.
Menurutnya, banyak produk lokal di wilayah kepulauan memiliki kualitas yang baik, namun belum mampu menjangkau pasar yang lebih besar akibat kurangnya strategi branding dan pemasaran.
“Brand bukan hanya soal logo atau nama usaha, tetapi bagaimana sebuah produk bisa diingat, dipercaya, dan memiliki nilai di mata konsumen. UMKM di wilayah kepulauan juga memiliki peluang besar untuk berkembang jika mampu membangun identitas usahanya dengan baik,” jelas Adnan.
Pelatihan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan berbagi pengalaman antar pelaku usaha. Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan karena materi yang diberikan dinilai relevan dengan kondisi usaha masyarakat di kawasan kepulauan.
Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar serta Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang turut memberikan dukungan terhadap pengembangan UMKM di wilayah kepulauan dan kawasan wisata konservasi.
Melalui pelatihan tersebut, para pelaku UMKM di Pulau Tinabo dan sekitarnya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pemasaran produk, memperluas jangkauan pasar, serta menciptakan usaha yang lebih berdaya saing.
Kolaborasi antara Balai Taman Nasional Takabonerate dan Rumah BUMN Selayar itu juga menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal di wilayah Kepulauan Selayar.(**)