Terhubung dengan kami

Makassar

Kapolda Sulsel Raih Apresiasi Gubernur atas Kasus Migas

Dipublikasikan

pada

KATADIA MAKASSAR || Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro, S.H., M.H., beserta jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel dan seluruh Polres jajaran atas keberhasilan mengungkap kasus penyalahgunaan BBM subsidi yang merugikan negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri konferensi pers pengungkapan tindak pidana migas di kawasan Pelabuhan Pelindo Makassar, Jalan Nusantara, Kota Makassar, Selasa (2/6/2026).

Dalam sambutannya, Andi Sudirman menyebut pengungkapan yang dilakukan Polda Sulsel merupakan capaian luar biasa karena berhasil menyita barang bukti dalam jumlah besar, termasuk sebuah kapal tanker dan ratusan kiloliter bahan bakar minyak.

“Saya ingin mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro beserta seluruh jajaran Ditreskrimsus Polda Sulsel dan Polres kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Ini merupakan pengungkapan yang luar biasa,” ujar Andi Sudirman.

Menurutnya, kasus tersebut menunjukkan adanya dugaan penyalahgunaan distribusi BBM dengan menggunakan dokumen yang tidak sesuai. Dari hasil pengungkapan, ditemukan indikasi penggunaan dokumen untuk muatan 30 kiloliter yang diduga digunakan untuk mengangkut hingga sekitar 700 ribu liter BBM.

Gubernur menilai praktik tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara yang sangat besar. Bahkan, dari sisi penerimaan pajak saja, negara diperkirakan kehilangan potensi pendapatan miliaran rupiah.

“Bayangkan, jika 700 ribu liter itu masuk dalam mekanisme yang benar, maka penerimaan pajaknya saja bisa mencapai sekitar Rp3,5 miliar. Sementara indikasi kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp69 miliar,” ungkapnya.

Andi Sudirman juga menyoroti kemungkinan penyalahgunaan serupa terjadi berulang kali apabila tidak berhasil diungkap aparat penegak hukum. Karena itu, ia menilai keberhasilan Polda Sulsel membongkar kasus tersebut menjadi langkah penting dalam menjaga tata kelola distribusi energi di tengah situasi global yang masih penuh tantangan.

“Di saat dunia sedang menyoroti persoalan energi dan bahan bakar, justru ada pihak-pihak yang mencoba memainkan distribusi BBM. Beruntung kasus ini berhasil diungkap pada waktu yang tepat dengan hasil yang sangat luar biasa,” katanya.

Selain mengapresiasi jajaran kepolisian, Gubernur juga menyampaikan penghargaan kepada unsur TNI dan instansi terkait yang turut berperan dalam proses pengungkapan kasus tersebut.

Ia menambahkan, keberhasilan aparat dalam mengungkap berbagai tindak pidana ekonomi selama ini turut memberikan dampak positif terhadap penerimaan negara dan daerah.

“Bapak Kapolda beserta jajaran sudah beberapa kali memberikan kontribusi besar. Termasuk pengungkapan sebelumnya yang memberikan tambahan pendapatan negara dalam jumlah yang sangat signifikan. Di tengah kondisi pendapatan yang penuh tantangan, tentu ini menjadi kontribusi yang sangat berarti,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas kinerja tersebut, Andi Sudirman memastikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan memberikan penghargaan khusus kepada Kapolda Sulsel beserta personel yang terlibat langsung dalam pengungkapan kasus penyalahgunaan BBM subsidi tersebut.

“Hari ini selaku Gubernur Sulawesi Selatan, saya menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan memberikan penghargaan khusus kepada Bapak Kapolda dan seluruh jajaran yang terlibat langsung dalam pengungkapan kasus ini,” tegasnya.

Pengungkapan kasus penyalahgunaan BBM subsidi yang dilakukan Polda Sulsel menjadi salah satu operasi terbesar di wilayah Sulawesi Selatan tahun 2026 dan mendapat perhatian luas karena nilai kerugian negara yang ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending