Terhubung dengan kami

TNI/POLRI

Denpom XIV/4 Makassar Perkuat Sinergi dengan Media

Dipublikasikan

pada

Kepala Detasemen Polisi Militer (Denpom) XIV/4 Makassar, Letnan Kolonel (Letkol) Cpm Ajumalahi, S.H., M.H., M.Tr.Mil., menggelar silaturahmi bersama sejumlah jurnalis dari berbagai media online, cetak, televisi, dan elektronik di Kantor Denpom XIV/4 Makassar
Denpom XIV/4 Makassar menggelar silaturahmi bersama insan pers di Makassar.

KATADIA MAKASSAR || Kepala Detasemen Polisi Militer (Denpom) XIV/4 Makassar, Letnan Kolonel (Letkol) Cpm Ajumalahi, S.H., M.H., M.Tr.Mil., menggelar silaturahmi bersama sejumlah jurnalis dari berbagai media online, cetak, televisi, dan elektronik di Kantor Denpom XIV/4 Makassar, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujung Pandang, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut dihadiri langsung oleh Pemimpin Redaksi Mediasulsel.com, Ambang Ardi Yunisworo, bersama para pejabat utama Denpom XIV/4 Makassar. Pertemuan ini menjadi momentum mempererat hubungan antara aparat penegak hukum militer dengan insan pers di Kota Makassar.

Dalam Pertemuannya Letkol Cpm Ajumalahi mengatakan pertemuan tersebut sengaja digelar sebagai wadah untuk membangun komunikasi dan saling mengenal lebih dekat antara Denpom XIV/4 Makassar dengan para wartawan.

“Hari ini kami bersama Wakil Komandan, para perwira, dan unsur Lidpam sengaja mengadakan pertemuan dengan teman-teman wartawan di Kota Makassar. Tujuannya agar kita bisa saling mengenal, saling berkomunikasi, dan membangun interaksi yang baik,” ujarnya.

Menurutnya, selama hampir satu tahun bertugas di Makassar, kegiatan ramah tamah bersama insan pers baru pertama kali dilaksanakan. Karena itu, ia berharap pertemuan tersebut menjadi awal dari sinergi yang berkelanjutan.

Ajumalahi menilai media memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya mengenai tugas dan fungsi Polisi Militer Angkatan Darat.

Ia menegaskan, apabila masyarakat mengetahui adanya dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan prajurit TNI Angkatan Darat, informasi tersebut dapat disampaikan kepada Denpom XIV/4 Makassar agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami sangat berharap rekan-rekan wartawan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat. Jika ada informasi terkait dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan anggota TNI Angkatan Darat, silakan disampaikan kepada kami sehingga dapat segera diproses sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Ia juga berharap hubungan baik dengan media terus terjalin sehingga informasi yang berkaitan dengan penegakan hukum di lingkungan TNI AD dapat tersampaikan secara objektif kepada masyarakat.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Mediasulsel.com, Ambang Ardi Yunisworo, yang hadir sebagai narasumber, membagikan pengalaman panjangnya sebagai wartawan sekaligus memberikan pandangan mengenai pentingnya keterbukaan komunikasi antara institusi militer dan media.

Menurut Ambang, Denpom merupakan salah satu organisasi di lingkungan TNI yang selama ini dikenal memiliki karakter organisasi yang relatif eksklusif dengan struktur komando yang kuat, sehingga akses informasi dari luar cukup terbatas.

“Pertemuan seperti ini bagi saya menjadi sesuatu yang penting dan berkesan karena membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara institusi militer dan insan pers,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ambang juga menceritakan perjalanan hidupnya di dunia jurnalistik. Ia mengaku mulai menetap di Makassar sejak tahun 1995 dan menikah dengan perempuan asal Parepare pada tahun 1996.

Pria asal Pulau Jawa tersebut mengungkapkan bahwa cita-citanya menjadi wartawan telah tumbuh sejak masih duduk di bangku kelas V Sekolah Dasar.

Ketertarikannya terhadap dunia jurnalistik bermula ketika mendapat tugas membuat kliping koran. Saat itu, sang ayah yang berlangganan surat kabar Suara Karya menjelaskan perbedaan antara iklan dan berita, sekaligus memperkenalkannya pada profesi wartawan.

“Saya bertanya kepada ayah bagaimana cara menjadi wartawan. Beliau menjawab, harus pintar bahasa Indonesia, harus pandai menulis, dan harus pandai bertanya. Penjelasan sederhana itu yang kemudian menjadi motivasi saya hingga akhirnya menekuni dunia jurnalistik,” kenangnya.

Ambang mulai mengenal dunia jurnalistik secara profesional pada tahun 1989 sebagai penyiar radio di Jawa sebelum kemudian bergabung dengan Surabaya Post dan Jawa Pos. Meski sempat meninggalkan profesi wartawan untuk mencoba bidang pekerjaan lain, keinginannya menjadi jurnalis tidak pernah padam hingga akhirnya kembali menekuni profesi tersebut setelah menetap di Makassar.

Pertemuan silaturahmi tersebut ditutup dengan diskusi santai dan makan siang bersama. Suasana penuh keakraban diharapkan menjadi fondasi dalam memperkuat sinergi antara Denpom XIV/4 Makassar dan insan pers demi mendukung penyampaian informasi yang akurat serta meningkatkan edukasi hukum kepada masyarakat.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending