KATADIA MAKASSAR || Program Kominfo Makassar Goes to School menyambangi SMP Negeri 42 Bonetambu untuk membekali para pelajar dengan pemahaman mengenai literasi digital sekaligus mendorong penggunaan teknologi secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab. Rabu 29 Juli 2026
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar dalam memperkuat kecakapan digital di kalangan pelajar. SMP Negeri 42 Bonetambu menjadi salah satu lingkungan pendidikan yang mendapat edukasi terkait tantangan dan peluang di tengah perkembangan teknologi digital.
Melalui kegiatan ini, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya memiliki kemampuan dalam menyaring dan menggunakan informasi di ruang digital. Literasi digital tidak hanya diarahkan pada kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga membangun sikap kritis dan bertanggung jawab saat beraktivitas di dunia maya.
Edukasi tersebut juga dipadukan dengan penerapan PP TUNAS (Tunggu Anak Siap) di lingkungan sekolah. Pendekatan ini diarahkan untuk membangun kebiasaan penggunaan teknologi yang lebih sehat serta menyesuaikan pemanfaatan perangkat dan ruang digital dengan kesiapan anak.
Bagi pelajar SMPN 42 Bonetambu, pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran dalam menggunakan media digital, termasuk dalam memilih konten, berinteraksi di media sosial, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses belajar.
Penerapan literasi digital di lingkungan sekolah juga diharapkan dapat membantu siswa menjaga fokus belajar sekaligus memahami berbagai risiko yang dapat muncul dari penggunaan teknologi tanpa pendampingan dan pemahaman yang memadai.
Melalui Kominfo Makassar Goes to School, edukasi digital terus didorong agar tidak berhenti pada kemampuan mengoperasikan perangkat teknologi. Lebih dari itu, pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cakap digital, kritis, berkarakter, aman dalam bermedia, dan mampu memanfaatkan teknologi secara produktif.
Khusus di SMP Negeri 42 Bonetambu, kegiatan tersebut menjadi langkah edukatif dalam mempersiapkan siswa menghadapi perkembangan teknologi yang semakin cepat, sekaligus membangun budaya digital yang sehat di lingkungan sekolah.