Terhubung dengan kami

Kab Jeneponto

Tak Satupun Staf Kelurahan Hadir Saat Pemaparan Program Kerja KKN Yayasan Kalla

Dipublikasikan

pada

KATADIA JENEPONTO || Saat mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pengabdian Masyarakat dari Yayasan Biaya Siswa Kalla memaparkan program kerja mereka, tak satupun staf kelurahan hadir. Pada tanggal 17 Juli 2024,

Kepala Kelurahan Bontorannu, Muh. Tamzil Bani S.Ag. M.Pd, mengabsen satu per satu dan hanya sebagian kepala lingkungan yang hadir di aula kantor Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.

Hadir dalam acara tersebut adalah Kepala Kelurahan Bontorannu, Muh. Tamzil Bani S.Ag. M.Pd, Babinsa Serka Safri, beberapa kepala lingkungan, Imam Lurah Syamsuddin, para imam se-Kelurahan Bontorannu, kader posyandu, para kepala sekolah di Kelurahan Bontorannu, serta mahasiswa KKN UMI angkatan 73.

Babinsa Serka Safri mengingatkan mahasiswa KKN Yayasan Kalla untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah serta tetap memakai atribut.

Sementara itu, Muh. Tamzil Bani S.Ag. M.Pd menyampaikan kekecewaannya karena tidak ada satupun staf kelurahan yang hadir dan menegaskan bahwa hal tersebut akan dipertanggungjawabkan di depan Allah SWT.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah dipanggil oleh kepolisian terkait kehadiran stafnya dan mendapatkan teguran dari Bappeda.

Dalam kesempatan itu, ia mengimbau mahasiswa KKN Yayasan Kalla untuk menerapkan semua program kerja mereka dengan baik serta berkolaborasi dengan program kerja KKN UMI angkatan 73.

Fasilitator DBS, Andi Asrul Hidayat, menyampaikan bahwa KKN Yayasan Kalla akan berada di kampung tersebut selama dua minggu dan berkomitmen menyelesaikan program kerja dengan baik, memohon kerjasama dari semua pihak.

Adapun program kerja yang akan dilaksanakan antara lain:
1. Mempromosikan Pulau Harapan Libukang
2. Program Kerja Mahasiswa Pengabdian Masyarakat dari Yayasan Hadji Kalla
– Bidang Keagamaan: Bersih-bersih masjid dan Jumat berkah, lomba keagamaan untuk anak-anak.
– Bidang Lingkungan dan Kesehatan: Pembagian obat jentik nyamuk, pelaksanaan senam sehat.
-Bidang Pendidikan: Pembuatan pojok baca, pelaksanaan kelas belajar.
-Bidang Kesejahteraan dan Sosial Ekonomi: Pembagian bibit kangkung, pengenalan dan promosi pulau wisata (Pulau Libukang).

Dalam diskusi tersebut, beberapa peserta rapat meminta kepada kepala kelurahan agar meningkatkan pelayanan karena sering kali tidak ada staf yang melayani mereka saat berkunjung. Mereka juga meminta agar Babin Khamtibmas lebih proaktif, seperti yang disampaikan oleh Ahmad S.Pd, Dg. Sanre, yang pernah mengalami kecurian di sekolah yang dipimpinnya.

 

 

Editor: Tulung

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending