KATADIA BONE || Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan melakukan tes urine terhadap Anak Buah Kapal (ABK) di Pelabuhan Bajoe, Senin (24/03/2025).
Sebanyak 16 ABK KMP Kota Muna yang sedang persiapan untuk berangkat menuju Kolaka menjalani tes urine yang diawali oleh Nakhoda Kapal Feri KMP Kota Muna S.Syahrir sebagai upaya deteksi dini dalam rangka menjaga stabilitas keamanan arus mudik 2025
Kepala BNNK Bone, AKBP La Muati menjelaskan didampingi Nakhoda Kapal Feri KMP Kota Muna, S.Syahrir dan Koordinator Kegiatan Akh.Soebagyo, S.H.,M.H jika tes urine dilakukan dalam rangkaian Deteksi dini terhadap Penyalahgunaan Narkotika sesuai Sprindik BNN Pusat untuk menyasar ABK yang kebetulan saat itu KMP Kota Muna yang akan siap berangkat ke Kolaka agar kecelakaan laut akibat pengaruh Narkotika bisa di cegah dan hasil semuanya negatif.
La Muati menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Bone.
Demi terciptanya Bone Bersinar (Bersih Narkoba) dan terwujudnya Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba),” pungkasnya.
Sementara Nakhoda KMP.Kota Muna memberi apresiasi atas adanya tes urine yang dilakukan BNNK Bone karena demi keselamatan semuanya, dimana ABK dan Mualim ada 18 orang namun 2 sedang menjalani cuti sehingga hanya 16 orang.
Pada giat ini BNNK Bone bekerjasama dengan ASDP Feri Cabang Bajoe, Kementerian Perhubungan BPTD Wilayah XIX, Polsek Pelabuhan Bajoe.
Kegiatan diawali Apel untuk mendapatkan arahan Kepala BNN Bone, kemudian dua kendaraan BNNK Bone Iring-iringan kendaraan ke dermaga pelabuhan Bajoe dengan pengawalan petugas Polsek Pelabuhan dua personel.
Tiba di dermaga, Kepala Kantor BNNK Bone didampingi istri disambut pihak KMP Muna, BPDT, dan Para ABK kemudian dikumpulkan di anjungan kapal dan langsung di tes urine oleh anggota BNNK dengan pengawalan pihak polsek Pelabuhan.
“Setidaknya ini akan jadi shock terapi bagi yang lain agar tidak menggunakan narkoba, kedepannya akan sering dilakukan operasi seperti ini” ujar AKBP. La Muati
Urine para ABK langsung di periksa dengan alat tes oleh dua tim kesehatan Salah seorang ABK sempat dikawal kesulitan buang air kecil.
“Biasa memang begitu, mungkin kaget jadi kencingnya tidak bisa keluar, sebenarnya ada alat untuk mengeluarkan kencing tapi kalau kami di Bone belum punya” jelas La Muati namun seorang ABK tersebut mendapat jaminan dan siap pasang badan jika satu orang itu ternyata pengguna Narkoba (Dhany)