Terhubung dengan kami

News

DPP Labolong Indonesia Ajak Warga Jaga Kedamaian Makassar Pascainsiden Demonstrasi

Dipublikasikan

pada

KATADIA MAKASSAR || Pasca insiden demonstrasi yang berujung ricuh di Gedung DPRD Kota Makassar pada 29 Agustus 2025 lalu, organisasi masyarakat DPP Labolong Indonesia menyerukan pesan damai kepada seluruh warga Kota Makassar dan Sulawesi Selatan.

Ketua DPP Labolong Indonesia, Rudy Tombak, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
“Kami turut berduka atas gugurnya tiga orang dalam insiden kebakaran yang terjadi di Gedung DPRD Kota Makassar saat aksi massa berlangsung,” ungkapnya, Minggu (31/8/2025).

Rudy Tombak menegaskan bahwa momentum ini harus menjadi refleksi bersama untuk menjaga stabilitas dan harmoni di Kota Makassar. Ia berharap pemerintah daerah lebih peka terhadap aspirasi masyarakat agar gejolak serupa tidak kembali terulang.

“Pejabat pemerintah perlu lebih mendengar dan merespons keluhan masyarakat. Dengan begitu, dinamika yang terjadi bisa diselesaikan dengan jalan dialog, bukan kericuhan,” tegasnya.

Selain itu, Labolong Indonesia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan umat maupun masyarakat.

“Kami mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak terbawa arus provokasi. Makassar harus dijaga sebagai rumah kita bersama,” tambah Rudy.

Gerakan menjaga kedamaian ini bukan hanya untuk Kota Makassar, tetapi juga untuk seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Menurut Rudy, kedamaian hanya dapat tercipta jika semua pihak, baik pemerintah, aparat, maupun masyarakat, saling bekerja sama dan mengedepankan kepentingan bersama di atas segalanya.

“Labolong akan terus berdiri teguh menyerukan kebersamaan. Mari kita rawat kedamaian, karena tanpa itu tidak ada pembangunan yang bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending