Terhubung dengan kami

Kab Bone

Porseni SMAN 1 Bone Ajang Prestasi dan Kreatifitas Tapi Minim Etika Berkarakter

Dipublikasikan

pada

SMAN 1 Bone menggelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) sebagai ajang mengisi jelang masa liburan

KATADIA BONE || SMAN 1 Bone menggelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) sebagai ajang mengisi jelang masa liburan sekaligus pengembangan bakat siswa setelah usai rangkaian ulangan /ujian semester ganjil diawali pembukaan oleh Kepala Dinas Pendidikan Cabang Wilayah III Provinsi Sulsel, Muh.Idham,S.Pd.

Pembukaan ditandai pelepasan balon ke udara yang diawali laporan Panitia, Janji atlit dan juri serta Sambutan Kepala Sekolah SMAN 1 Bone, Drs.Muhdar, M.Pd dan Muh.Idham, S.Pd.

Porseni dinamakan Aksara (Ajang kreatifitas seni,akademik dan olahraga sub tema

“Satukan Semangat Wujudkan Prestasi Pekan Olahraga Sekolah”

Porseni ini akan berlangsung selama tujuh hari mulai Kamis 11 Desember sampai Rabu 17 Desember 2025.

Cabang olahraga seni yang dipertandingkan seperti , Tari, Lomba Nyanyi Solo, Puisi, Basket , Bulutangkis , tennes meja, Volly

Muh Idham, sebelum melepas peserta Porseni, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengembangkan bakat dan minat siswa di bidang olahraga dan seni. Melalui Porseni, diharapkan dapat menumbuhkan sikap disiplin, kerja sama, sportivitas, serta rasa percaya diri.

Ia juga memberikan apresiasi kepada sekolah tersebut karena mampu mengintegrasikan kegiatan Porseni dengan aspek akademik, hal yang menurutnya jarang ditemui di sekolah lain yang pernah ia hadiri.

Muh Idham berharap, melalui kegiatan ini dapat lahir generasi yang sehat jasmani, kuat secara mental, berkarakter, serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan kebersamaan di lingkungan sekolah.

Dimana mana selalu ada sebuah kalimat berkarakter namun disayangkan murid SMAN 1 Bone masih perlu Pembinaan Karakter, Kepala Sekolah beri sambutan dan Kadisdik cabang wilayah 3 beri arahan 80 persen sibuk cerita dan gerakannya belum lagi tata kesopanan sudah mulai luntur jika menghadapi tamu yang menanyakan sesuatu yang direspon dengan baik.

Para siswa sebelum bertanding mereka menggelar defile di seputaran sekolah di ikuti semua siswa berjumlah lebih 800 orang m dengan kreatifitas setiap kelas.

Sebagai tim Yuri dalam defile tersebut melibatkan tiga orang dari Guru Mapel.

Sementara sistem penilaian dalam defile tersebut, yaitu kekompakan, kelengkapan anggota , yel…yel , Kreatifitas daur ulang dan Kreatifitas (ANDIS)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending