Terhubung dengan kami

Pendidikan

Tiga Protokol Tiga Bahasa di Penerimaan Resmi Santri Babul Khaer

Dipublikasikan

pada

KATADIA,BULUKUMBA || Dalam Pembukaan Penerimaan Santri Baru dan Santriwati Pondok Pesantren Babul-Khaer Kalumeme Bulukumba, ada yang menarik karena dipandu tiga protokol dengan menggunakan tiga bahasa yang berbeda, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Tampil pertama adalah A. Nahla Naila dalam bahasa Indonesia, lalu Azka Rizkiyah dalam bahasa Arab yang terakhir oleh Nurul Fadhilah Arifin, putri Kepala Sub Bagian TU, Kementerian Agama, Kab. Bulukumba dengan bahasa Inggris.

Pimpinan Pondok KH. Musytari Randa, M.Pd menjelaskan bahwa di pondok pesantren tidak hanya memiliki karakter tetapi juga memiliki kemampuan berbahasa. sini,” katanya

Sementara itu, ketua panitia acara, Syamsuddin, S Ag, M.Pd. Saya berharap para siswa untuk mematuhi aturan pondok. “Bahwa saya sangat berharap para santri selama tinggal di sini disiplin terhadap aturan pondok dan mentaati Ustadz dan Ustadzah yang membimbingnya agar keberkahan belajar tetap terjaga,” imbuhnya penuh harap.

Turut hadir dalam acara pada Minggu, 24 Juli 2022 tersebut Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha, Drs. Arifin Nur, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Babul-Khaer Drs. H. Tjamiruddin, M.Pd. saya, Drs. Mukhlis Rauf, dan Abdul Wahab Imam Masjid Islamic Center Dato Tiro.

Chaerul Umam yang menjadi sekretaris panitia mulai dari pendaftaran hingga penerimaan resmi santri dan santriwati sangat senang dan puas dengan suksesnya acara ini dan jumlah undangan yang hadir sekitar 500 orang.

 

 

Laporan AF

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending