KATADIA MAKASSAR || Suasana Sanggar Belajar di Rutan Kelas I Makassar mendadak riuh saat Lomba Ranking 1 digelar bagi warga binaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja para mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar yang sedang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN), Senin (21/10).
Kepala Sub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan, Abdul Jalil, membuka kegiatan dengan mengajak seluruh peserta untuk mengikuti lomba ini dengan sungguh-sungguh dan bersemangat.
“Saya minta semua bisa mengikuti lomba ini dengan penuh antusias, sebab kalau saudara-saudara mau mengenal dunia maka saudara-saudara harus pintar membaca dan menulis,” ujar Abdul Jalil.
Salah satu mahasiswa, Moh. Syahrul Syarif, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dari warga binaan yang menjadi murid Sanggar Belajar, sekaligus melatih jiwa kompetisi mereka.
“Tujuan dari kegiatan Ranking 1 adalah untuk memotivasi mereka agar lebih giat belajar, serta mengembangkan keterampilan membaca dan pemahaman teks. Selain itu, lomba ini juga memperkuat kompetisi sehat di antara murid Sanggar Baca Rutan Makassar,” jelas Syahrul.
Sementara itu, Vidya Ghaniyah, salah satu panitia lomba, menjelaskan bahwa peserta lomba dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan kemampuan belajar.
“Murid-murid dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok 1 yang masih dalam tahap mengenal huruf, kelompok 2 yang sudah mulai belajar membaca, dan kelompok 3 yang berada pada tahap belajar menulis,” ungkap Vidya.
Vidya menambahkan bahwa dengan pembagian kelompok ini, warga binaan mengikuti tiga jenis lomba yang berbeda, yaitu lomba melengkapi kata untuk kelompok 1, lomba membaca untuk kelompok 2, dan lomba menulis bagi kelompok 3.
Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadikusumah, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada para mahasiswa dan mahasiswi dari Fakultas Psikologi yang telah mengadakan lomba Ranking 1 bagi murid-murid Sanggar Belajar. Kegiatan ini sangat positif, karena dapat meningkatkan semangat belajar warga binaan.
Ini juga sejalan dengan program unggulan di Rutan Makassar, yaitu Inovasi Serli (Serbuan Literasi),” ungkap Jayadikusumah.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong warga binaan untuk terus belajar dan meningkatkan minat mereka dalam literasi.