KATADIA BULUKUMBA || Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) kembali dilaksanakan pada tahun 2025 dengan MAN 2 Bulukumba sebagai lokasi pertama penyelenggaraannya. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (5/2) ini diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Ujung Bulu, H. Muhammad Ansar Mahdy, S.Ag., M.A., dengan Kepala MAN 2 Bulukumba yang diwakili oleh Kepala Tata Usaha, Hj. Rohani Arifin, S.E.
Setelah penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh dua fasilitator, yakni H. Patahuddin, Lc., M.Pd.I. dan Asma Ramadhani, S.Hi., M.H.. Program ini kembali menegaskan peran Kementerian Agama sebagai mercusuar harapan bagi generasi muda, khususnya dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya menunda pernikahan hingga usia matang.
Selain itu, BRUS juga membahas berbagai aspek penting, seperti nilai-nilai pendidikan, kesehatan, serta persiapan dalam membangun kehidupan berumah tangga.

Menekan Angka Pernikahan Dini
Menurut H. Muhammad Ansar Mahdy, program BRUS dirancang dengan memperhatikan kebutuhan remaja yang sedang menempuh pendidikan agar lebih memahami risiko pernikahan dini.
“Program ini memberikan bimbingan menyeluruh yang mencakup berbagai aspek kehidupan remaja, dengan harapan dapat menekan angka pernikahan anak usia dini yang masih tinggi di beberapa daerah,” ujarnya.
Dengan pendekatan yang holistik, BRUS tidak hanya sekadar program bimbingan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi muda yang lebih sadar akan pentingnya pendidikan dan kesehatan.
Edukasi untuk Masa Depan yang Lebih Cerah
BRUS menjadi upaya nyata dalam membangun kesadaran remaja terhadap pentingnya menyiapkan masa depan yang lebih baik. Program ini diharapkan dapat menekan angka pernikahan anak secara signifikan, memberikan ruang bagi remaja untuk meraih impian mereka tanpa terhambat oleh pernikahan dini.
Melalui edukasi yang tepat, BRUS menjadi saksi bahwa perubahan positif dimulai dari langkah kecil yang bermakna, membawa harapan baru bagi setiap remaja yang mengikuti program ini.(**)