Terhubung dengan kami

POLITIK

SPMB 2025 Makassar Gunakan Sistem Domisili, Ini Penjelasan Muhlis A Misba

Dipublikasikan

pada

KATADIA MAKASSAR || Perubahan sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Makassar menjadi sorotan anggota Komisi D DPRD Makassar dari Fraksi Mulia, Ir. H. Muhlis A Misba. Dalam rapat kerja bersama Dinas Pendidikan Makassar pada Senin (19/5), Muhlis mengungkapkan bahwa sistem zonasi yang selama ini digunakan resmi digantikan dengan sistem berbasis domisili.

Muhlis menjelaskan bahwa meskipun pendaftaran tetap dilakukan secara daring (online), pendekatan domisili dimaksudkan untuk mengatasi berbagai bentuk penyalahgunaan dalam sistem zonasi yang diterapkan sebelumnya.

“Sistem domisili ini memastikan bahwa pendaftar benar-benar warga yang tinggal di sekitar wilayah sekolah tersebut. Tidak ada lagi kebijakan ‘kakak beradik’ yang memungkinkan siswa pindah sekolah tanpa perpindahan keluarga,” tegas Muhlis.

Sistem baru ini juga menekankan pada prioritas bagi siswa yang berasal dari sekolah dasar terdekat. Dinas Pendidikan telah menetapkan batas jumlah siswa per kelas, yaitu maksimal 28 siswa untuk jenjang SD dan 32 siswa untuk jenjang SMP.

“Insya Allah, pendaftaran SPMB akan dimulai pada minggu ketiga bulan Juni. Kami menghimbau masyarakat untuk memilih sekolah yang dekat dari tempat tinggal, bukan semata-mata memilih sekolah unggulan,” tambahnya.

Terkait jalur mutasi atau perpindahan siswa, Muhlis menegaskan bahwa perpindahan hanya akan diproses jika seluruh anggota keluarga turut berpindah domisili. Langkah ini diambil untuk memastikan keadilan dan mencegah praktik manipulatif dalam sistem SPMB.

Muhlis juga mengingatkan pentingnya kontribusi sekolah swasta dalam menyediakan akses pendidikan, terutama bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Ia berharap, perubahan sistem ini dapat menciptakan proses SPMB yang lebih adil, transparan, dan merata di seluruh wilayah Kota Makassar.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending