Terhubung dengan kami

Makassar

Kakanwil Ditjenpas Sulsel Kunjungi Rutan Makassar, Tekankan Ketahanan Pangan dan Integritas Petugas

Dipublikasikan

pada

KATADIA MAKASSAR || Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Makassar sebagai upaya mendorong kinerja pemasyarakatan yang tangguh, profesional, dan berintegritas. Kunjungan ini mencakup pemantauan pelaksanaan tes urine serta penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi (tusi) seluruh jajaran pegawai.

Rudy hadir bersama Kabid Pembimbingan Kemasyarakatan, Kabid Pelayanan dan Pembinaan, serta Kabid Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal. Turut mendampingi, Kepala Rutan Makassar beserta jajaran pejabat struktural dan seluruh petugas Rutan.

Dalam arahannya, Kakanwil menyampaikan pentingnya Rutan sebagai ujung tombak pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta bagian dari implementasi Asta Cita Presiden, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan dan inovasi layanan yang berdampak langsung terhadap kepuasan masyarakat, keluarga WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan), dan WBP itu sendiri.

“Demi menyukseskan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Asta Cita Presiden dalam hal ketahanan pangan, saya menghimbau agar Rutan Makassar dapat mengembangkan sektor ketahanan pangan,” ujar Rudy.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pembinaan fisik, mental, dan disiplin (FMD) bagi petugas, terutama di unit Pintu Utama (P2U), guna membentuk SDM yang kuat secara profesional dan berintegritas. Kakanwil juga mengingatkan implementasi menyeluruh terhadap 6 Fungsi Pemasyarakatan sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2022, termasuk penguatan deteksi dini gangguan kamtib dengan kewaspadaan terhadap orang, barang, tempat, dan waktu rawan.

Menanggapi potensi pemberitaan negatif, Rudy mengingatkan agar jajaran Rutan aktif membangun hubungan baik dengan media, melakukan klarifikasi cepat, dan menjaga sinergi dengan aparat penegak hukum (APH).

“Kita tidak bisa mencegah berita muncul, tapi kita bisa mengelola narasi secara bijak,” tegasnya.

Dalam arahannya, Rudy juga menyampaikan instruksi Dirjenpas untuk menjalin kerja sama dengan INKOPASINDO dalam pembentukan koperasi, serta kesiapan Rutan untuk mengikuti Pameran Produk Unggulan WBP Nasional yang akan digelar di Ancol, Jakarta pada 9–11 Agustus 2025.

Kegiatan ditutup dengan pemantauan tes urine terhadap 164 pegawai dan 30 warga binaan, yang dilakukan oleh tim medis dari Rutan dan Kanwil Ditjenpas Sulsel. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif, sebagai wujud komitmen terhadap pencegahan penyalahgunaan narkoba dan deteksi dini gangguan keamanan.

“Penguatan kinerja pemasyarakatan tidak bisa ditunda. Ketahanan pangan, layanan berbasis inovasi, dan budaya kerja berintegritas harus kita dorong dari sekarang,” tegas Rudy.

Kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat, menunjukkan sinergi kuat antara fungsi pengawasan, pelayanan, serta pengembangan sumber daya di lingkungan Rutan Kelas I Makassar.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending