Terhubung dengan kami

Kab.Gowa

Lapas Narkotika Sungguminasa Gandeng Polsek Bontomarannu Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba bagi WBP

Dipublikasikan

pada

KATADIA GOWA || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa kembali memperkuat komitmennya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan penyuluhan yang menggandeng Kepolisian Sektor (Polsek) Bontomarannu.

Kegiatan penyuluhan yang digelar di aula lapas ini diikuti oleh sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan menghadirkan Aipda Muh. Tahir dari Unit Binmas Polsek Bontomarannu sebagai narasumber utama.

Dalam materinya, Aipda Muh. Tahir menjelaskan secara komprehensif tentang berbagai jenis narkoba, dampak buruk terhadap kesehatan dan kehidupan sosial, hingga konsekuensi hukum bagi para penyalahguna.

“Kami ingin agar warga binaan memahami bahwa narkoba bukan hanya merusak tubuh, tapi juga masa depan. Penyuluhan ini adalah bagian dari upaya kami membentuk kesadaran hukum sejak dini,” tegas Aipda Tahir saat menyampaikan materi.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan resmi pihak Polsek dan menjadi bagian dari sinergi antara aparat penegak hukum dan lembaga pemasyarakatan dalam mendukung program pembinaan berkelanjutan di dalam lapas.

Kalapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, menyambut baik kolaborasi ini dan menekankan pentingnya edukasi sebagai pondasi rehabilitasi sosial.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Polsek Bontomarannu yang telah turut memberikan edukasi kepada WBP kami. Ini sejalan dengan misi kami dalam membina dan mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan pola pikir yang lebih baik,” ungkap Gunawan.

Gunawan juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak eksternal guna memperkaya materi pembinaan serta memperkuat program rehabilitasi dan reintegrasi sosial yang tengah dijalankan.

Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan para warga binaan semakin sadar akan bahaya narkoba dan termotivasi untuk meninggalkan kebiasaan buruk, serta siap menjalani kehidupan yang lebih sehat dan produktif setelah bebas.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending