Kab Bone
Kebakaran Hebat Landa Desa Mallari, Kerugian Ratusan Juta Rupiah
Dipublikasikan
10 bulan lalupada
Oleh
anjasabdullah

KATADIA BONE || Kebakaran hebat melanda Dusun 3 Cempalagi, Desa Mallari, Kecamatan Awangpone, pada 21 Agustus 2025, menghanguskan rumah dua keluarga, Ambo Sakka dan Muh. Aslan. Akibat kejadian ini, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Menurut keterangan dari pihak keluarga dan saksi mata, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Instalasi kabel yang sudah tua atau terkelupas menjadi pemicu utama kobaran api yang dengan cepat melalap habis bangunan rumah.
Ambo Sakka, seorang petani yang menggantungkan hidupnya pada hasil pertanian, kini hanya bisa pasrah melihat sisa-sisa rumahnya yang terbakar. Bersama istri dan keempat anaknya, termasuk seorang remaja berusia 13 tahun,
Ia kehilangan tempat tinggal, dua sepeda motor, traktor, dua perahu Kating-ting, hasil panen rumput laut, serta uang tunai sebesar Rp 60 juta.
Nasib serupa juga dialami oleh Muh. Aslan, seorang pemilik bengkel. Rumahnya rata dengan tanah, meninggalkan istri dan dua anak balitanya yang berusia 2 dan 3 tahun dalam kondisi memprihatinkan. Kerugian yang diderita mencapai puluhan juta rupiah, termasuk sepeda motor yang menjadi andalan transportasi sehari-hari.
LAZNAS Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Kabupaten Bone segera memberikan bantuan kepada para korban. Penyaluran bantuan ini dihadiri oleh pemerintah desa, Babinsa, serta tokoh masyarakat setempat. Bantuan yang diberikan berupa kasur, perlengkapan mandi, perlengkapan sholat, paket sembako, serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak.
Ambo Sakka mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami, bukan hanya materi, tetapi juga semangat untuk memulai hidup baru,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca. Muh. Aslan menambahkan, “Apalagi bagi anak-anak kami, bantuan ini sangat berarti. Semoga semua yang peduli mendapatkan pahala dan keberkahan.”
Riki Rinaldi, Koordinator Program WIZ Bone, menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata solidaritas sosial. “Melalui zakat, infaq, dan sedekah, kami ingin memastikan mereka yang terdampak bencana tidak merasa sendiri. Tolong-menolong di momen seperti ini sangat penting,” jelasnya.
Saat ini, warga setempat bergotong-royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran. Dukungan dari WIZ, pemerintah desa, Babinsa, tokoh masyarakat, dan kepedulian warga memberikan harapan baru bagi kedua keluarga yang tertimpa musibah.
WIZ Bone kembali mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap risiko kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik. Selain itu, WIZ Bone juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah sebagai wujud nyata kepedulian dan amal jariyah.(**)


Appi: Korupsi Dana BOS Rampas Hak Masyarakat

Polda Sulsel Ungkap 225 Kasus Curat Selama Semester I 2026

Mahasiswa UBSI Serahkan Sistem Informasi Tracer Study Berbasis Web kepadaSMAIT Al-Mumtaz Pontianak

Trending
Makassar5 hari lalu35 Pelaku UMKM Wisata Kuliner Danau Tanjung Bunga Selatan Berharap Solusi, Bukan Pembongkaran
Pendidikan3 minggu laluAchi Soleman Serahkan Reward untuk Sekolah dengan Progres Adiwiyata Terbaik
Internasional2 minggu laluJamaah Haji Barru Melangitkan Doa dari Mekkah untuk Masyarakat dan Daerah






