Terhubung dengan kami

Kab Bone

Perpusnas RI Serahkan 100 Buku untuk Perkuat Budaya Literasi di Lapas Kelas IIA Watampone

Dipublikasikan

pada

Perpustakaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone menerima tambahan 100 eksemplar buku dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI)

KATADIA WATAMPONE || Perpustakaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone menerima tambahan 100 eksemplar buku dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) sebagai bentuk dukungan dalam peningkatan fasilitas perpustakaan serta penguatan budaya literasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Bantuan tersebut diserahkan secara resmi pada Selasa (18/11).

Penyerahan dilakukan oleh perwakilan Perpusnas RI kepada Soepriyadi, staf Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat) Lapas Watampone. Adapun koleksi yang diterima mencakup 100 judul atau 100 eksemplar buku dengan ragam tema yang selaras dengan kebutuhan pembinaan warga binaan.

Buku-buku tersebut meliputi bidang pendidikan agama dan moral, keterampilan berbahasa, pengetahuan umum, teknologi dasar, seni dan budaya, keterampilan praktis, kewirausahaan, hingga buku bertema sosial dan ekonomi. Keragaman ini diharapkan mampu memperkaya wawasan WBP serta meningkatkan kemampuan literasi sekaligus keterampilan hidup mereka.

Soepriyadi menyampaikan apresiasi atas bantuan ini.
“Tambahan koleksi ini sangat membantu dalam memperkuat pembinaan intelektual warga binaan. Kami akan mengelolanya dengan optimal agar perpustakaan dapat menjadi ruang belajar yang lebih aktif dan produktif,” ujarnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Saripuddin Nakku, turut mengucapkan terima kasih kepada Perpusnas RI. Ia menegaskan bahwa budaya literasi memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana pembinaan yang edukatif.

“Budaya literasi merupakan bagian penting dalam pembinaan. Koleksi baru ini membuka kesempatan lebih luas bagi warga binaan untuk terus belajar dan mengembangkan potensi mereka. Kami sangat menghargai dukungan yang diberikan Perpusnas RI,” tuturnya.

Dengan tambahan koleksi ini, perpustakaan Lapas Watampone diharapkan terus berkembang menjadi sarana pembelajaran yang inklusif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga binaan. Dukungan Perpusnas RI pun menjadi dorongan penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan berbasis literasi di lingkungan pemasyarakatan. (*)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending