Pemkot Makassar
Pemkot Makassar Siapkan Revitalisasi Tiga Terminal Utama, Dorong Transportasi Terintegrasi dan Ekonomi Warga
Dipublikasikan
5 bulan lalupada
Oleh
anjasabdullah

KATADIA MAKASSAR || Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin terus mendorong penataan ruang publik dan simpul transportasi agar lebih tertib, produktif, serta memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Melalui strategi penataan dan optimalisasi pengelolaan terminal, Pemkot Makassar mulai menyiapkan langkah konkret untuk menghidupkan kembali tiga terminal utama kota, yakni Terminal Regional Daya, Terminal Malengkeri, dan Terminal Toddopuli.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah menghadirkan sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi, sekaligus memperbaiki wajah kawasan terminal agar lebih nyaman dan bernilai guna bagi warga.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama jajaran Perumda Terminal Makassar Metro membahas langkah strategis optimalisasi pengelolaan ketiga terminal tersebut, Jumat (23/1/2026).
“Pembenahan ini merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali terminal kota, dengan penguatan layanan transportasi, penataan kawasan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Munafri.
Secara khusus, Munafri mengarahkan agar Terminal Toddopuli dilakukan penataan kawasan secara menyeluruh guna menghilangkan kesan kumuh. Salah satu rencana yang tengah dikaji adalah pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH), sehingga terminal tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, tetapi juga menjadi ruang publik yang lebih nyaman.
Munafri menekankan pentingnya pengelolaan terminal yang tertib dan terintegrasi agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, sekaligus mendukung wajah Kota Makassar yang lebih tertata.
Selain itu, ia meminta seluruh rencana pengelolaan terminal disusun secara terukur, disertai proyeksi perencanaan yang matang, serta dilakukan melalui koordinasi lintas perangkat daerah.
“Semua proses harus dilakukan dengan dasar hukum yang kuat dan melalui koordinasi lintas perangkat daerah,” tegasnya.
Ia berharap langkah-langkah tersebut dapat mengoptimalkan fungsi terminal, mendukung sistem transportasi perkotaan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian dan kualitas lingkungan Kota Makassar.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, menjelaskan sejumlah langkah teknis yang akan diterapkan pada tiga terminal utama tersebut.
“Saat ini fokus penataan dan pengembangan berada di Terminal Regional Daya, Terminal Malengkeri, dan Terminal Toddopuli,” ungkap Elber.
Untuk Terminal Regional Daya, Perumda Terminal mulai melakukan pengaktifan kembali armada perusahaan otobus (PO) secara bertahap. Selain itu, kawasan terminal akan ditata guna mendukung aktivitas UMKM agar lebih produktif dan tertata.
“Saat ini kita mulai dari layanan kedatangan. Ke depan, Insyaallah menyusul keberangkatan. Targetnya terminal bisa aktif kembali, terutama menggerakkan UMKM,” jelasnya.
Adapun di Terminal Malengkeri, terdapat tiga program utama yang sedang dan akan dijalankan. Pertama, penataan Pasar Bongkar Muat yang saat ini dibenahi dari sisi infrastruktur, termasuk pemasangan paving block untuk mengatasi genangan air.
Kedua, pembangunan Koperasi Merah Putih yang ditargetkan rampung pada Februari dan diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian di dalam kawasan terminal.
“Kami juga berencana menghadirkan moda transportasi tambahan dengan membangun pool angkutan guna meningkatkan mobilitas dan keramaian di kawasan Terminal Malengkeri,” tutup Elber. (*)


DPMPTSP Makassar Ingatkan Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Periode Juli 2026

PDAM Makassar Siapkan Tiga Solusi Atasi Krisis Air Bersih

Lapas Narkotika Sungguminasa Beri Penghargaan Pegawai Berprestasi Triwulan II 2026

Trending
Makassar5 hari lalu35 Pelaku UMKM Wisata Kuliner Danau Tanjung Bunga Selatan Berharap Solusi, Bukan Pembongkaran
Internasional3 minggu laluJamaah Haji Barru Melangitkan Doa dari Mekkah untuk Masyarakat dan Daerah
Nasional3 minggu laluSyamsuddin Rasyid,alumni Ekonomi Koperasi UNM 1998 Terpilih Memimpin Pokjawas Madrasah Nasional








