Terhubung dengan kami

Pendidikan

Munafri Resmikan UKS Salewangeeng di SD Inpres Perumnas Antang III

Dipublikasikan

pada

Munafri Arifuddin didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, meresmikan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) Salewangeeng UPT SPF SD Inpres Perumnas Antang III,

KATADIA MAKASSAR || Munafri Arifuddin didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, meresmikan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) Salewangeeng UPT SPF SD Inpres Perumnas Antang III, Kecamatan Manggala, Jumat (13/2/2025).

Peresmian UKS tersebut menjadi bagian dari penguatan fasilitas kesehatan di lingkungan sekolah dasar. Munafri menyampaikan apresiasi atas hadirnya UKS dan menekankan bahwa keberadaannya harus berfungsi sebagai sarana membangun kualitas generasi muda sejak dini.

Menurutnya, UKS tidak boleh hanya dimaknai sebagai ruang pertolongan pertama. Lebih dari itu, fasilitas tersebut harus menjadi instrumen pembentukan pola hidup sehat bagi siswa.

“UKS jangan hanya dimaknai sebagai ruang P3K atau tempat berbaring saat sakit. Ini harus menjadi ruang untuk mengubah kebiasaan dan membentuk generasi yang sehat secara perilaku dan kehidupannya,” ujarnya.

Munafri juga menyoroti fenomena pubertas dini serta meningkatnya gangguan kesehatan pada anak usia sekolah dasar. Ia menyebut pola konsumsi makanan ultra-proses dan siap saji yang minim nutrisi sebagai salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut.

Selama ini, kata dia, perhatian sekolah cenderung terfokus pada capaian akademik, sementara aspek tumbuh kembang fisik dan psikologis anak belum mendapat perhatian optimal.

“Kita membutuhkan anak-anak yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki fisik yang kuat dan psikologi yang sehat,” katanya.

Ia turut menekankan peran orang tua dalam memastikan asupan gizi anak terpenuhi. Sumber protein seperti telur, ikan, dan daging disebut sebagai pilihan sederhana namun bergizi yang mudah dijangkau.

Munafri juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo sebagai langkah pencegahan kekurangan gizi, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga ibu hamil dan ibu menyusui.

Selain penguatan aspek kesehatan, ia mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan keagamaan peserta didik. Peran guru dan tenaga kependidikan dinilai krusial dalam mendampingi fase tumbuh kembang anak yang disebut sebagai masa rawan.

Ia berharap SD Inpres Perumnas Antang III dapat menjadi percontohan bagi sekolah dasar dan madrasah lainnya di Makassar, dalam pembenahan kesehatan sejak usia dini sebagai fondasi menyiapkan generasi emas Indonesia 2045.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending