KATADIA MAKASSAR || Kapolda Sulawesi Selatan Djuhandhani Rahardjo Puro membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Tahun 2026 dalam rangka kesiapan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Ketupat-2026” untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Harper Makassar, Kamis (5/3/2026), dan dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, Wakapolda Sulsel Nasri, para pejabat utama Polda Sulsel, serta para Kapolres jajaran Polda Sulsel.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi tingkat pusat bersama kementerian dan lembaga terkait guna memastikan kesiapan pengamanan menjelang perayaan Idul Fitri.
Ia menjelaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian yang berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan pendekatan kemanusiaan, melalui kegiatan preemtif dan preventif.
“Melalui operasi ini diharapkan masyarakat dapat melaksanakan rangkaian ibadah serta merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolda.
Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam pelaksanaannya, Polda Sulawesi Selatan akan melibatkan sebanyak 5.268 personel gabungan yang terdiri dari 2.583 personel Polri, 546 personel TNI, serta 2.139 personel dari berbagai instansi terkait.
Untuk mendukung kelancaran pengamanan, aparat akan menempatkan personel di 108 pos pengamanan yang terdiri dari 61 pos pengamanan, 22 pos pelayanan, dan 25 pos terpadu.
Pos-pos tersebut akan disiagakan di berbagai titik strategis seperti masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, hingga bandara.
Kapolda Sulsel berharap melalui rapat koordinasi tersebut seluruh pihak dapat memperkuat sinergi dan menyatukan persepsi dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
“Saya berharap melalui rapat koordinasi ini kita dapat menyatukan persepsi serta memberikan masukan terkait langkah-langkah strategis yang akan dilaksanakan sehingga dapat mensukseskan operasi yang segera kita gelarkan,” tutupnya.