KATADIA TAKALAR || Pemerintah Kabupaten Takalar mencatat capaian signifikan pada tahun pertama kepemimpinan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama Wakil Bupati Hengky Yasin periode 2025–2030.
Hal tersebut terungkap dalam kegiatan Refleksi Setahun Hari Kerja yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (2/3/2026). Fokus utama refleksi menyoroti keberhasilan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan ekonomi melalui penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.
Berdasarkan data statistik yang dipaparkan, indikator sosial ekonomi Kabupaten Takalar menunjukkan tren positif sepanjang 2025.
Tingkat kemiskinan tercatat turun menjadi 7,27 persen, dari sebelumnya 7,75 persen pada 2024. Penurunan ini dinilai sebagai hasil dari intervensi program pengentasan kemiskinan yang lebih terarah dan berbasis data.
Sementara itu, tingkat pengangguran juga berhasil ditekan ke angka 3,76 persen, lebih rendah dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada pada 3,84 persen.
Dari sisi ketimpangan ekonomi, gini rasio Takalar mengalami perbaikan dengan capaian 0,34, turun dari 0,385. Angka tersebut menunjukkan distribusi pendapatan yang semakin merata di tengah masyarakat.
Dalam laporan capaian yang disampaikan, ditegaskan bahwa indikator tersebut menjadi bukti arah kebijakan pembangunan yang berada pada jalur yang tepat.
Selain capaian ekonomi, pemerintah daerah juga mendorong reformasi birokrasi melalui rencana pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP). Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat layanan terpadu guna meningkatkan efisiensi administrasi serta memperkuat daya tarik investasi di Takalar.
Sebagai simbol transformasi daerah, diperkenalkan pula “Gerbang Transformasi” yang dirancang dengan konsep futuristik sebagai ikon baru kabupaten.
Bupati Firdaus Daeng Manye menekankan bahwa pembangunan fisik harus sejalan dengan pembenahan mental aparatur.
“Transformasi daerah yang sesungguhnya harus berakar dari perubahan mental dan paradigma para aparaturnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, turut dilakukan penyerahan simbolis 100 buku sebagai bagian dari gerakan literasi. Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Pemerintah Kabupaten Takalar juga terus mengintensifkan promosi potensi daerah untuk memperluas dukungan investasi dan kolaborasi pembangunan di berbagai sektor strategis.
Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WITA itu berlangsung dalam suasana khidmat Ramadan. Hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimda, anggota DPRD, serta tokoh masyarakat yang kompak mengenakan busana muslim putih.
Acara ditutup dengan buka puasa bersama sebagai bentuk penguatan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus penegasan komitmen bersama mewujudkan Takalar yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.