KATADIA MAKASSAR || Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaeman, di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (30/4/2026).
Musrenbang RKPD 2026 menjadi forum strategis tahunan dalam menampung aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan arah pembangunan antar level pemerintahan. Tahun ini, pembahasan difokuskan pada pemantapan pembangunan berkelanjutan dan inklusif, penataan kota, serta pembangunan desa.
Forum tersebut merupakan integrasi dari seluruh tahapan perencanaan, mulai dari tingkat desa dan kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi. Andi Syarifuddin mengungkapkan, tingginya jumlah usulan yang masuk mencerminkan besarnya harapan masyarakat terhadap pemerintahan.
“Sebanyak 2.269 usulan yang masuk ke Musrenbang RKPD 2026 menunjukkan besarnya harapan masyarakat. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk mengawal agar aspirasi tersebut dapat terakomodasi secara bertahap dan terukur,” ujarnya.
Ia menambahkan, keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Barru dalam Musrenbang ini menjadi langkah penting untuk memastikan program pembangunan daerah sejalan dengan kebijakan provinsi dan nasional.
“Melalui Musrenbang ini, kami berharap usulan prioritas pembangunan Kabupaten Barru dapat terakomodir, khususnya dalam penguatan sektor pertanian, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Adapun Musrenbang RKPD Provinsi Sulawesi Selatan tahun ini mengusung tema “Akselerasi Pembangunan SDM, Pelayanan Publik dan Infrastruktur untuk Mendukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan.”
Pemerintah Kabupaten Barru berharap hasil forum ini mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Musrenbang tingkat provinsi ini juga menjadi tahapan akhir sebelum penetapan RKPD 2026. Seluruh usulan akan diselaraskan dengan arah kebijakan nasional serta kemampuan fiskal daerah agar program yang dijalankan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Barru telah melaksanakan Musrenbang RKPD tingkat kabupaten sebagai bagian dari pendekatan perencanaan bottom-up. Kehadiran Plh Sekda Barru di forum provinsi memastikan bahwa program prioritas daerah tetap diperjuangkan dalam dokumen perencanaan pembangunan Sulawesi Selatan.