KATADIA MAKASSAR || Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-3 Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Claro Makassar, Selasa (3/6).
Dalam kesempatan itu, Munafri yang akrab disapa Appi mengajak para saudagar muslim untuk berkolaborasi membangun Kota Makassar melalui sektor ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
“Makassar bukan sekadar kota transit, tapi gerbang utama kawasan timur Indonesia. Peluang ekonomi sangat besar, terutama dari pengunjung yang datang untuk belanja,” ujar Appi di hadapan peserta Muswil.
Menurut alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin itu, posisi strategis Makassar sebagai gerbang Indonesia Timur membuka potensi ekonomi yang besar, khususnya di sektor retail. Ia menilai penguatan sektor ini lebih dekat dengan masyarakat dibanding industri besar.
“Kita harus maksimalkan ini, bukan lewat industri besar saja, tetapi retail yang menyentuh langsung masyarakat,” jelasnya.
Appi juga menyoroti potensi pasar dalam kota yang dihuni sekitar 1,4 juta penduduk. Ia mengajak para saudagar muslim untuk hadir memenuhi kebutuhan masyarakat dengan pendekatan kolaboratif bersama pemerintah.
“Penduduk Makassar punya kebutuhan yang beragam. Ini ruang yang luas bagi saudagar muslim untuk ikut mensuplai, membangun ekonomi bersama melalui kolaborasi dengan pemerintah,” tambahnya.
Dalam pidatonya, Wali Kota juga memaparkan potensi sektor wisata bahari, termasuk pengembangan industri kuliner berbasis hasil laut lokal seperti uni (landak laut). Menurutnya, ini merupakan peluang besar yang belum tergarap secara maksimal.
“Bayangkan, kita bisa produksi makanan Jepang di pulau-pulau kita sendiri. Ini peluang besar. Mari kita kembangkan bersama, bangun pabrik, berdayakan masyarakat,” ucap Appi.
Tak hanya fokus pada ekonomi, Appi juga menekankan pentingnya transformasi pendidikan dasar di Kota Makassar. Ia menargetkan dalam dua tahun ke depan, SD terbaik di Indonesia akan lahir dari Makassar, dengan sistem pendidikan yang kuat dalam karakter dan moralitas.
“Kami ingin generasi muda kita tumbuh dengan karakter yang kuat. Pemerintah serius menanamkan nilai moralitas sejak dini, termasuk tata krama dan etika dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Munafri mengajak seluruh pihak, khususnya anggota ISMI, untuk terus bersinergi membangun Kota Makassar.
“Kolaborasi adalah kunci. Pemerintah Kota Makassar membuka diri untuk bersinergi. Mari kita bangun kota ini bersama-sama,” tutupnya.