Terhubung dengan kami

Kab Bone

Perpustakaan Mandiri Desa Bacu, Siap Tingkatkan Layanan, Menuju Lomba Perpustakaan Tingkat Nasional

Dipublikasikan

pada

KATADIA BONE || Pemerintah Desa Bacu, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone terus mendorong pengembangan Perpustakaan Desa Khasanah Desa Mandiri sebagai pusat literasi masyarakat.

Berbagai langkah pembinaan dan peningkatan layanan tengah dilakukan, seiring rencana keikutsertaan perpustakaan ini dalam Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Nasional mewakili Provinsi Sulsel setelah terpilih ditingkat Kabupaten Bone, berkompetisi dengan 5 Kabupaten lainnya dan keluar sebagai juara 1 tingkat provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Perpustakaan Provinsi Sulsel berkolaborasi pelaksanaannya Dinas Pemerintah Desa dan Dinas Terkait Ketahanan Pangan dan Kesehatan, menilai Desa Bacu yang berlokasi tidak jauh dari Kantor Desa Bacu ini telah menjadi salah satu ruang baca dan pembelajaran bagi warga.

Dengan koleksi buku yang beragam, mulai dari cerita anak-anak, novel, buku pengembangan diri, tips pekerjaan, hingga strategi kewirausahaan, perpustakaan ini diharapkan terus menjangkau lebih banyak kalangan.

Kepala Desa Bacu Andi Darmawati, S.Pd, SD menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam lomba perpustakaan bukan hanya untuk meraih prestasi, melainkan juga sebagai pemicu semangat perbaikan berkelanjutan.

“Kami ingin Perpustakaan Desa sebagai Khasanah Desa Mandiri menjadi pusat informasi dan pembelajaran yang membanggakan, tidak hanya di Masyarakat Bacu, tapi juga di tingkat kabupaten,” ujarnya

Perpustakaan ini buka setiap hari kerja, Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WITA. Selama jam operasional, warga dapat membaca langsung di tempat atau meminjam buku sesuai prosedur yang berlaku.

Dalam upaya persiapan mengikuti lomba, pemerintah desa telah melakukan konsultasi intensif dengan Dinas Perpustakaan Daerah untuk mengetahui persyaratan administrasi, sistem pengelolaan, kelengkapan koleksi, dan tata ruang yang sesuai standar penilaian lomba.

Perangkat desa yang mendampingi proses tersebut mengungkapkan bahwa pembenahan tidak hanya dilakukan pada aspek fisik perpustakaan, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan, pencatatan buku, serta partisipasi masyarakat. Pemerintah desa juga membuka ruang partisipasi dari warga, baik berupa sumbangan buku, pelatihan literasi, maupun kegiatan membaca bersama.

“Kami percaya bahwa literasi adalah fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Melalui perpustakaan ini, kami berharap warga semakin tergerak untuk belajar dan berkembang bersama,” tambah Arsyadi Ampe Sekretaris Desa Bacu.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Perpustakaan Desa Mandiri optimis dapat menjadi salah satu perpustakaan desa unggulan di Provinsi Sulsel.

Sekdes Arsyadi Ampe lebih jauh menjelaskan diawali lomba awal Juni 2025 diikuti 24 Perpustakaan Desa kemudian digodok menjadi 6 besar akhirnya Perpustakaan Mandiri Desa Bacu keluar sebagai juara 1 tingkat Kabupaten Bone, kemudian mewakili Kabupaten Bone ke tingkat Provinsi Sulsel berkompetisi 19 Kabupaten/ Kota, kemudian 6 besar yakni Kabupaten Bone, Enrekang, Soppeng, Sinjai, Jeneponto dan 4Kabupaten Maros.

Setelah penilaian tim penilai ke Desa Bacu 11 Juli 2025, akhir Juli diumumkan Perpustakaan Mandiri Desa Bacu Kabupaten Bone sebagai juara pertama tingkat provinsi sekaligus mewakili Provinsi Sulsel ke tingkat Nasional.

Buku selain dibantu dari Badan Perpustakaan dan Kearsipan Bone dan Pusat juga dari Anggota DPR RI, Akademisi Dosen IAIN, Pribadi bertugas di Makassar kebetulan warga Desa Bacu.

Kolaborasi beberapa pihak TK, SD, PKK, Posyandu 2 x sebulan, Karang Taruna dan beberapa lembaga.

Pengunjung bisa baca manual atau mencari dilemari, bisa melalui barcot dan komputer.

Dilemari sekitar 3000 buku, barcot sekitar 100 buku dan komputer sekitar 4000 buku dengan lama pinjam maximal 4 hari dengan daftar sebagai anggota dengan menunjukkan KTP.(Dhany)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending