KATADIA MAKASSAR || Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Partai Golkar, Drs. Arifin Majid, M.M, menggelar reses pertama masa persidangan I tahun sidang 2025/2026 dengan tujuan menyerap aspirasi masyarakat di tiga wilayah, yakni Kecamatan Tamalate, Mamajang, dan Mariso.
Kegiatan reses ini berlangsung di Kelurahan Balangbaru, Kecamatan Tamalate, dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat serta perangkat pemerintahan. Turut hadir Pimpinan Golkar Kecamatan Tamalate Muh. Nuralamsyah, M.S.E., M.M, Pimpinan Golkar Kecamatan Mariso Heri Dg. Emba, serta tim pemenangan Armada di wilayah Mariso, termasuk Jupri dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Arifin Majid yang akrab disapa Armada menegaskan bahwa reses merupakan wadah penting bagi anggota dewan untuk mendengarkan langsung berbagai keluhan dan kebutuhan masyarakat, mulai dari persoalan fasilitas umum, pelayanan publik, hingga isu di tingkat kelurahan dan kecamatan.
“Kita ingin menyerap aspirasi masyarakat — apa keluhan selama ini terhadap pelayanan dari lurah, camat, hingga dinas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga. Semua akan kami catat dan sampaikan ke pemerintah kota,” ujar Arifin.
Sebagai anggota Komisi B DPRD Makassar yang membidangi sektor ekonomi dan keuangan, sekaligus duduk di Badan Anggaran (Banggar), Arifin menegaskan komitmennya untuk mengawal alokasi dana dan program pembangunan di tiap kecamatan agar tepat sasaran.
Ia juga menyinggung bahwa hubungan komunikasi antara DPRD dan Pemkot Makassar berjalan sangat baik karena Wali Kota Makassar juga merupakan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar. Menurutnya, hal itu mempermudah koordinasi dan mempercepat realisasi aspirasi warga.

“Komunikasi dengan Wali Kota berjalan lancar. Jadi, aspirasi yang muncul dari masyarakat ini akan lebih mudah kami dorong agar cepat terealisasi,” jelasnya.
Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan beragam persoalan, salah satunya dari Kelurahan Tanjung Merdeka yang menyoroti praktik koperasi pinjaman yang justru menjerat masyarakat dalam utang.
Menanggapi hal tersebut, Arifin menjelaskan bahwa pemerintah telah menghadirkan solusi melalui pembentukan Koperasi Merah Putih di setiap kelurahan dengan dana mencapai Rp3 miliar per koperasi.
“Koperasi Merah Putih ini sudah berjalan di beberapa kecamatan seperti Mariso dan Mamajang. Jika di wilayah bapak-ibu belum terbentuk atau belum berjalan, saya siap memfasilitasi agar dinas koperasi turun langsung,” tegasnya.
Selain persoalan ekonomi, warga juga menyoroti kekurangan fasilitas umum seperti kursi kegiatan sosial dan tempat sampah yang sering hilang. Menanggapi hal itu, Arifin menyebut bahwa dana kelurahan bisa digunakan untuk pengadaan fasilitas publik seperti tempat sampah permanen berbahan besi agar tidak mudah diambil.
“Silakan nanti lurah dan RT menunjukkan titik lokasi. Kita bisa realisasikan melalui dana kelurahan untuk pengadaan tempat sampah atau fasilitas yang dibutuhkan warga,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Lurah Balang Baru bidang Kesra juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Arifin Majid di tengah masyarakat. Ia berharap aspirasi warga Balang Baru, khususnya terkait kebersihan dan keamanan lingkungan, dapat tersalurkan dengan baik.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana akrab dan interaktif, dengan berbagai masukan dan usulan yang dicatat langsung oleh tim legislator Golkar tersebut.
“Apa yang bapak-ibu sampaikan hari ini akan saya kawal sampai ke tingkat pembahasan di dewan. Insya Allah, kita akan upayakan yang terbaik untuk masyarakat Tamalate, Mamajang, dan Mariso,” tutup Arifin.