Terhubung dengan kami

Makassar

Disperkim Makassar Sosialisasikan Bantuan RTLH Berbasis Data Desil

Dipublikasikan

pada

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar terus mendorong penyaluran bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) agar tepat sasaran.

KATADIA MAKASSAR || Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar terus mendorong penyaluran bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) agar tepat sasaran. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menerapkan data desil sebagai dasar dalam menentukan masyarakat penerima bantuan. Jumat 25/08

Data desil merupakan metode pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Pengelompokan tersebut terbagi dalam sepuluh tingkatan, mulai dari desil satu yang merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga desil sepuluh sebagai kelompok dengan kondisi ekonomi paling baik.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah dapat menentukan prioritas penerima bantuan berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat secara lebih terukur.

Dalam program bantuan RTLH, masyarakat yang berada pada desil satu hingga tiga menjadi kelompok prioritas. Mereka dinilai memiliki tingkat kesejahteraan yang relatif rendah sekaligus membutuhkan dukungan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggalnya.

Sementara itu, masyarakat yang berada pada kelompok desil lebih tinggi pada umumnya tidak menjadi sasaran utama program bantuan RTLH karena tingkat kesejahteraannya dinilai lebih baik.

Bantuan RTLH yang diberikan Disperkim Makassar dapat berupa renovasi rumah, perbaikan struktur bangunan hingga pembangunan rumah baru, menyesuaikan tingkat kerusakan dan kebutuhan masing-masing penerima.

Penentuan bentuk intervensi dilakukan melalui proses verifikasi kondisi rumah di lapangan. Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak hanya berdasarkan data administrasi, tetapi juga mempertimbangkan kondisi faktual hunian masyarakat.

Disperkim Makassar berharap penerapan sistem berbasis data desil dapat memperkuat ketepatan sasaran program bantuan perumahan. Pendekatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong distribusi bantuan yang lebih objektif, transparan, dan berkeadilan.

Dengan pemanfaatan data kesejahteraan sebagai salah satu dasar penentuan penerima, program RTLH diharapkan benar-benar menyentuh masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi dan membutuhkan perbaikan hunian secara nyata.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending