KATADIA,MAKASSAR || SDN Rappocini Makassar di bawah kepemimpinan Juli Astutik, S.Pd.M.Pd telah menciptakan sebuah inovasi yang bernama “MARKISATA” atau “Mari ki Sedeqah Sampah Ta”. Inovasi ini dibuat sebagai bagian dari Gerakan berbudaya lingkungan hidup di sekolah (GPBLHS) yang bertujuan untuk menerapkan lingkungan yang ramah anak.
Dengan adanya MARKISATA, siswa di SDN Rappocini Makassar semakin memiliki kesadaran dalam memilah sampah dan mengurangi volume sampah di lingkungan sekolah dan masyarakat. Selain itu, pemanfaatan sampah daur ulang menjadi barang jadi yang memiliki nilai ekonomis juga dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk peduli terhadap lingkungan.
Sekolah ini pun telah menerima Penghargaan Adiwiyata tingkat kota dan provinsi setelah berhasil menunjukkan penampilan Ramah Lingkungan. Melalui inovasi MARKISATA, siswa di SDN Rappocini Makassar semakin paham bahwa sedekah bisa berupa sampah yang bisa didaur ulang. Dana hasil penimbangan inovasi MARKISATA juga digunakan untuk kegiatan berbasis lingkungan.
Dengan adanya inovasi MARKISATA, diharapkan bahwa siswa akan memiliki kepedulian yang lebih tinggi terhadap lingkungan yang bersih. Selain itu, penerapan ramah lingkungan baik di sekolah maupun di keluarga diharapkan dapat menjadi bagian dari kebiasaan yang terus dipertahankan. Di samping itu, diharapkan juga bahwa siswa akan memiliki jiwa sosial dan empati terhadap sesama melalui gerakan Sedeqah Sampah MARKISATA
Dalam gerakan Mari Sedeqah SampahTa, siswa di SDN Rappocini Makassar diajarkan untuk membantu masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah. Dengan cara ini, siswa dapat memperluas pengetahuan mereka tentang pengelolaan sampah dan dampak positifnya pada lingkungan. Selain itu, gerakan Sedeqah Sampah juga dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar mereka.
Melalui inovasi MARKISATA, SDN Rappocini Makassar dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam mengembangkan gerakan lingkungan yang lebih baik. Inovasi ini juga dapat membantu mempromosikan kepedulian lingkungan di kalangan siswa dan masyarakat.
Diharapkan bahwa keberhasilan SDN Rappocini Makassar dalam menerapkan inovasi MARKISATA dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia untuk mengadopsi gerakan lingkungan yang sama. Dengan begitu, kita dapat menjaga lingkungan yang bersih dan sehat, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan generasi mendatang.